50+ Kumpulan Peribahasa dan Maksudnya Beserta Contohnya, Lengkap!

Peribahasa dan Maksudnya – Setiap bahasa memiliki keunikannya tersendiri yang menarik untuk dipelajari, apalagi bagi mereka pecinta bahasa. Salah satu yang menarik dari bahasa adalah peribahasa.

Peribahasa dan Maksudnya

Peribahasa dan Maksudnya – Juraganesia.net

Hal yang paling menonjol dari peribahasa adalah penyampaiannya yang tidak langsung, yakni memiliki makna yang tersirat. Menariknya peribahasa ini dipengaruhi oleh persamaan ruang lingkup budaya. Hal itu menjadi faktor penting dalam peribahasa.

Dalam bahasa Indonesia sendiri, ada banyak sekali peribahasa dengan jenis-jenisnya yang berbeda. Nah, pada artikel ini kita akan mencoba mengulik tentang peribahasa, fungsi dan tujuan peribahasa hingga beberapa contoh peribahasa dan maksudnya.

 

 

Baca Selanjutnya :  Inilah 10+ Contoh Cerita Rakyat yang Populer Banget Di Indonesia!

 

 

 

 

Contents

Apa Itu Peribahasa?

Peribahasa dan Maksudnya

Peribahasa dan Maksudnya – Juraganesia.net

Sebelum berbicara cukup jauh mengenai contoh-contoh dari peribahasa Indonesia, kita perlu mengetahui apa sebenarnya peribahasa itu sendiri. Peribahasa merupakan kelompok kata atau kalimat yang menyatakan suatu maksud, keadaan pada seseorang atau hal yang mengungkapkan kelakuan, perbuatan atau hal mengenai diri seseorang.

Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia susunan Badudu-Zain (1994), dalam peribahasa terdiri dari ungkapan, pepatah, perumpamaan, ibarat, tamsil. Peribahasa pada umumnya memiliki struktur susunan yang tetap dan merupakan kiasan terhadap suatu maksud.

Di dalamnya terdapat unsur sistem budaya masyarakat yang berhubungan dengan nilai-nilai, pandangan hidup, norma dan suatu aturan dalam masyarakat. Maka persamaan ruang lingkup budaya yang sama menjadi faktor penting dalam memahami peribahasa.

 

 

 

 

Fungsi dan Tujuan Peribahasa Secara General

Peribahasa banyak dipakai di kalangan masyarakat, terutama masyarakat melayu. Pada umumnya, peribahasa digunakan untuk menyampaikan suatu nasihat, teguran atau ingatan secara kiasan atau sindiran.

Peribahasa dan Maksudnya

Peribahasa dan Maksudnya – Juraganesia.net

Penyampaiannya secara tersirat membuat teguran, nasihat atau pun sindiran yang disampaikan tanpa menimbulkan rasa marah atau kecil hati pada orang lain. Maka secara garis besar fungsi dan tujuan dari peribahasa adalah untuk memberikan pengajaran kepada masyarakat, baik secara langsung atau pun dalam bentuk tulisan.

 

 

Baca Juga : 10+ Contoh Resensi Novel Terlengkap dan Sederhana, Yuk Dicek!

 

 

 

 

Hal – Hal yang Terdapat Dalam Peribahasa

Sebagai salah satu bagian dari sastra dan bahasa, peribahasa memiliki ciri-ciri atau karakteristiknya sendiri. Di antaranya adalah strukturnya tetap, kata-kata dalam peribahasa tersebut tidak dapat digantikan dengan kata-kata lain, kata-kata itu harus dianggap sebagai satu kesatuan dan pada umumnya peribahasa berisi tuturan tetap yang bersifat tradisional.

Peribahasa juga memiliki bagian-bagian yang membentuk peribahasa itu sendiri. Hal-hal yang terdapat dalam peribahasa yaitu ungkapan, perumpamaan, pepatah, bidalan, pemeo, ibarat, kata hikmat dan simpulan bahasa.

 

 

50 Contoh Peribahasa dan Maksudnya

Berikut ini beberapa contoh peribahasa lengkap dengan artinya:

1. Air beriak tanda tak dalam

Maksudnya: Orang yang banyak cakap atau sombong biasanya kurang ilmunya.

Peribahasa dan Maksudnya

Peribahasa dan Maksudnya – Juraganesia.net

 

 

 

2. Air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam

Maksudnya:Tidak enak makan dan minum karena terlalu sedih.

 

 

 

3. Anak dipangku dilepaskan, beruk di rimba disusukan

Maksudnya: Selalu membereskan atau memikirkan urusan orang lain tanpa memerdulikan urusan sendiri.

 

 

 

4. Berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang tak jadi

Maksudnya: Ilmu yang dituntut secara tidak sempurna, tidak akan bermanfaat.

 

 

 

5. Berbilang dari esa, mengaji dari alif

Maksudnya: Melakukan sesuatu hendaknya dari permulaan, menurut aturan.

 

 

 

6. Belum beranak sudah ditimang

Maksudnya: Bersenang-senang sebelum maksudnya tercapai.

 

 

 

7. Bahasa menunjukkan bangsa

Maksudnya: Budi bahasa atau perangai serta tutur kata menunjukkan sifat dan tabiat seseorang.

 

 

 

8. Berjalan sampai ke batas, berlayar sampai ke pulau

Maksudnya: Segala usaha hendaknya sampai kepada maksudnya.

 

 

 

9. Bagai pinang dibelah dua

Maksudnya: Serupa benar.

 

 

 

10. Condong yang akan menimpa

Maksudnya: Perbuatan yang akan mendatangkan celaka.

 

 

Artikel Terkait : 10+ Contoh Biografi Terlengkap, Fungsi, Ciri, Tujuan dan Contohnya!

 

 

 

11. Batu hitam tak bersanding

Maksudnya: Tampaknya lemah lembut, namun keras hatinya.

 

 

 

12. Di alas bagai memengat

Maksudnya: Kalau berkata, hendaknya jangan asal berkata saja.

 

 

 

13. Empang sampai ke seberang, dinding sampai ke langit

Maksudnya: Sudah tidak dapat didamaikan lagi.

 

 

 

14. Endap di balik lalang sehelai

Maksudnya: Bersembunyi di tempat yang mudah diketahui orang.

 

 

 

15. Gila di abun

Maksudnya: Mengharapkan sesuatu yang mustahil.

 

 

 

16. Esa hilang, dua terbilang

Maksudnya: Berusaha terus dengan keras hati hingga maksud tercapai.

 

 

 

17. Enggan seribu daya, mau sepatah kata

Maksudnya: Kalau tak mau atau tak suka biasanya banyak jawab dan alasannya.

 

 

 

18. Gajah mati meninggalkan gading, orang mati meninggalkan nama

Maksudnya: Orang baik akan selalu meninggalkan nama baik, sementara orang jahat akan meninggalkan nama buruk.

 

 

 

19. Galas terdorong kepada Cina

Maksudnya: Sesuatu yang sudah terlanjur, tak dapat dicabut kembali.

 

 

 

20. Gayung bersambut, kata berjawab

Maksudnya: Menangkis serangan orang.

 

 

 

21. Habis pati ampas dibuang

Maksudnya: Sesudah tidak berguna lagi lalu dibuang (tidak dipedulikan lagi.)

 

 

 

22. Hemat pangkal kaya, rajin pangkal pandai

Maksudnya: Orang yang hidup hemat akan menjadi kaya, orang yang rajin belajar akan menjadi pandai.

 

 

 

23. Hidung dicium, pipi digigit

Maksudnya: Kasih sayang yang semu (pura-pura saja).

 

 

 

24. Hitam di atas putih

Maksudnya: Tulisan (tidak hanya dengan perkataan saja, berkaitan dengan perjanjian)

Peribahasa dan Maksudnya

Peribahasa dan Maksudnya – Juraganesia.net

 

 

 

25. Ingat sebelum kena, ingat sebelum habis

Maksudnya: Usaha harus dijalankan sebelum terlambat.

 

 

 

26. Ikan di laut asam di gunung, bertemu dalam belanga

Maksudnya: Biar pun tinggal berjauhan, kalau sudah jodoh, akan menjadi suami istri juga.

 

 

 

27. Ikut hati mati, ikut mata buta

Maksudnya: Jika selalu menuruti nafsu akhirnya akan mendapat celaka.

 

 

 

28. Ilmu padi, makin berisi makin runduk

Maksudnya: Semakin banyak pengetahuan, semakin merendah.

 

 

 

29. Isi lemak dapat ke orang, tulang bulu pulang ke kita

Maksudnya: Orang lain dapat senangnya, kita dapat susahnya.

 

 

 

30. Jadi abu arang

Maksudnya: Sudah usang atau basi.

 

 

 

31. Kalah jadi abu, menang jadi arang

Maksudnya: Pertengkaran tidak akan menguntungkan pihak mana pun.

 

 

 

32. Kalah limau oleh benalu

Maksudnya: Orang yang lama terdesak oleh orang yang baru.

 

 

 

33. Kain lama dicampak buang, kain baru pula dicari

Maksudnya: Menceraikan istri tua dan mencari istri muda.

 

 

 

34. Kaki naik, kepala turun

Maksudnya: Selalu sibuk bekerja.

 

 

 

35. Kapal satu, nahkoda dua

Maksudnya: Satu pekerjaan dikepalai dua orang

 

 

 

36. Ladang yang berpunya

Maksudnya: Perempuan yang sudah kawin.

 

 

 

37. Laki pulang kelaparan, gadang lalu ditanakkan

Maksudnya: Lebih banyak mengindahkan urusan orang lain daripada urusan sendiri.

 

 

 

38. Layar menimpa tiang

Maksudnya: Kawan menjadi lawan.

 

 

 

39. Mengairi sawah orang

Maksudnya: Menguntungkan orang lain.

 

 

 

40. Membeli menang, memakai kalah

Maksudnya: Barang yang baik memang mahal harganya, namun dapat lama dipakai.

 

 

 

41. Ombak kecil jangan diabaikan

Maksudnya: Perkara kecil yang mungkin mendatangkan bahaya perlu diperhatikan juga.

 

 

 

42. Pelanduk di dalam cerang rimba

Maksudnya: Kehilangan akal atau gelisah sekali.

 

 

 

43. Seperti abu di atas tanggul

Maksudnya: Tidak tetap kedudukannya sewaktu-waktu dapat dipecat.

 

 

 

44. Selama hayat dikandung badan

Maksudnya: Selama masih hidup.

 

 

 

45. Sepala-pala mandi biarlah basah

Maksudnya: Mengerjakan sesuatu janganlah tanggung-tanggung.

 

 

 

46. Segenggam digunungkan, setitik dilautkan

Maksudnya: Sangat dihargai.

 

 

 

47. Tak ada gading yang tak retak

Maksudnya: Tidak ada sesuatu yang tidak ada cacatnya.

 

 

 

48. Utang emas boleh dibayar, utang budi dibawa mati

Maksudnya: Budi baik orang hanya dapat dibalas dengan kebaikan pula.

 

 

 

49. Utang tiap helai bulu

Maksudnya: Hutangnya banyak sekali.

 

 

 

50. Terpijak bara hangat

Maksudnya: Sangat gelisah, tidak tenang.

 

Nah, itulah beberapa contoh peribahasa dalam bahasa Indonesia lengkap dengan arti atau maksudnya. Sangat menarik bukan? Selain peribahasa di atas, masih banyak lagi peribahasa-peribahasa Indonesia yang sarat makna.

Peribahasa bisa kamu pakai ketika bertuturkata atau menulis sebuah karya sastra. Makna yang tersirat dalam peribahasa akan membuat karya sastra yang kamu tulis semakin lebih menarik lagi. Semoga artikel ini dapat bermanfaat, ya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Don\'t Copy the Content is protected by Copyright!!
%d bloggers like this: