17+ Manfaat Puasa Arafah Bagi Umat Muslimin, Lengkap!

Manfaat Puasa Arafah – Hallo salam sejahtera para kaum muslimin dan muslimat yang senantiasa dilindungi oleh Rahmat Allah Swt. Sebelumnya admin berterimakasih telah menyempatkan waktunya untuk mampir pada kanal artikel religi kali ini semoga sobat Juraganers dapat mengambil manfaat nya dalam tulisan kali ini.

Puasa arafah merupakan salah satu jenis puasa yang sering dilakukan oleh para jamaah yuang melakukan ibadah haji ke baitullah, Mekkah. Pada topik kali ini, kita juga akan mencoba membahas apa saja manfaat- manfaat puasa arafah yang sangat baik untuk diketahui oleh jamaah haji maupun masyarakat umum.

Pernahkah kalian melakukan puasa arafah? Dalam melaksanakan amalan kebaikan tidak hanya dibatasi dengan perkara yang wajib saja. Namun perkara yang sunnah pun senantiasa kita kerjakan dengan semaksimal mungkin, mengingat tujuan penciptaan manusia yakni hanya untuk beribadah kepada Allah Ta’ala.

Salah satu di antaranya yakni puasa sunnah arafah yang memiliki banyak sekali manfaat bagi siapa pun yang menjalankannya. Baik manfaat spiritual mau pun manfaat lahiriah. Ulasan lengkapnya ada dibawah ini ya guys, let’s check list out!

 

 

 

Pengertian Puasa Sunnah Arafah

Puasa Arafah merupakan salah satu amalan utama di awal bulan Dzulhijjah, yakni pada tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa Arafah memiliki banyak sekali manfaat yang semestinya tidak ditinggalkan oleh seorang muslim. Puasa Arafah dilaksanakan bagi kaum muslimin yang tidak melaksanakan ibadah haji.

Imam Nawawi dalam Al Majmu’ (6:428) berkata: “Ada pun hukum puasa arafah menurut Imam Syafi’i dan ulama Syafi’iyah: disunnahkan puasa arafah bagi yang tidak berwukuf di Arafah. Ada pun orang-orang yang berhaji dan saat itu berada di Arafah, menurut Imam Syafi’i secara ringkas dan ini juga menurut ulama Syafi’iyah bahwa disunnahkan bagi mereka untuk tidak berpuasa karena adanya hadits dari Ummul Fadhl.”

Selain itu Ibnu Muflih dalam Al Furu’ –yang merupakan kitab Hanabilah–(3:108) mengatakan: “Disunnahkan melaksanakan puasa pada 10 hari pertama Dzulhijjah, lebih-lebih lagi puasa pada hari kesembilan, yaitu hari Arafah. Demikian disepakati oleh para ulama.”

Sementara orang yang berhaji, tidak disunnahkan untuk melaksanakan puasa Arafah. Sebagaimana dijelaskan pada hadits berikut ini.

 

عَنْ أُمِّ الْفَضْلِ بِنْتِ الْحَارِثِ أَنَّ نَاسًا تَمَارَوْا عِنْدَهَا يَوْمَ عَرَفَةَ فِي صَوْمِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ بَعْضُهُمْ هُوَ صَائِمٌ وَقَالَ بَعْضُهُمْ لَيْسَ بِصَائِمٍ فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ بِقَدَحِ لَبَنٍ وَهُوَ وَاقِفٌ عَلَى بَعِيرِهِ فَشَرِبَهُ

“Dari Ummul Fadhl binti Al Harits, bahwa orang-orang berbantahan di dekatnya pada hari Arafah tentang puasa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebagian mereka mengatakan, ‘Beliau berpuasa.’ Sebagian lainnya mengatakan, ‘Beliau tidak berpuasa.’ Maka Ummul Fadhl mengirimkan semangkok susu kepada beliau, ketika beliau sedang berhenti di atas unta beliau, maka beliau meminumnya.” (HR. Bukhari no. 1988 dan Muslim no. 1123).

 

 

 

Kapan Waktu Melaksanakan Puasa Arafah?

Hukum melaksanakan puasa Arafah adalah sunnah muakkadah. Sementara bagi kaum muslimin yang sedang berhaji, tidak ada keutamaan untuk puasa pada hari Arafah. Lalu kapan waktu melaksanakan puasa Arafah?

Puasa Arafah dilaksanakan bertepatan dengan waktu wukuf. Dengan artian, ketika jamaah haji sedang wukuf di Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah maka kaum muslimin yang tidak sedang mengerjakan haji disunnahkan untuk melaksanakan puasa Arafah.

 

 

 

Niat Puasa Arafah Beserta Artinya

Tidak dijumpai dalam hadits bagaimana lafal niat puasa Arafah. Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam dan para sahabat biasa mengerjakan amal dengan niat tanpa dilafalkan.

Dalam Fiqih Islam wa Adilatuhu, Syaikh Wahbah menjelaskan, semua ulama sepakat bahwa tempat niat adalah hati. Ada pun melafalkannya bukanlah syarat, namun ia disunnahkan oleh jumhur ulama selain mazhab Maliki dengan maksud membantu hati dalam menghadirkan niat.

Sementara menurut mazhab Maliki, yang terbaik adalah dengan tidak melafalkan niat karena tidak bersumber dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam. Ada pun dalam mazhab Syafi’i, lafal niat puasa Arafah ialah sebagai berikut :

 

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

NAWAITU SHOUMA ‘AROFA SUNNATAN LILLAHI TA’AALAA

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala.”

Karena ini adalah puasa sunnah maka bila terlupa tidak berniat melaksanakan puasa Arafah pada waktu malam, boleh berniat di pagi hari dengan syarat belum makan dan tidak melakukan hal apa pun yang membatalkan puasa.

Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam pernah puasa sunnah dengan niat di waktu pagi seperti pada hadits berikut ini :

 

عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ قَالَتْ دَخَلَ عَلَىَّ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- ذَاتَ يَوْمٍ فَقَالَ هَلْ عِنْدَكُمْ شَىْءٌ. فَقُلْنَا لاَ. قَالَ فَإِنِّى إِذًا صَائِمٌ. ثُمَّ أَتَانَا يَوْمًا آخَرَ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أُهْدِىَ لَنَا حَيْسٌ. فَقَالَ أَرِينِيهِ فَلَقَدْ أَصْبَحْتُ صَائِمًا . فَأَكَلَ

Dari Aisyah Ummul Mukminin, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menemuiku pada suatu hari lantas beliau bertanya, “Apakah kalian memiliki sesuatu untuk dimakan?” Kami pun menjawab, “Tidak ada.” Beliau pun bersabda, “Kalau begitu saya puasa.” Kemudian di hari lain beliau menemui kami, lalu kami katakan pada beliau, “Kami baru saja dihadiahkan hays (jenis makanan berisi campuran kurman, samin dan tepung).” Lantas beliau bersabda, “Berikan makanan tersebut padaku, padahal tadi pagi aku sudah berniat puasa.” Lalu beliau menyantap makanan tersebut. (HR. Muslim).

 

 

 

10 Manfaat Puasa Arafah Menurut Dunia Medis, Luar Biasa!

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa manfaat puasa Arafah sangatlah banyak sekali. Tidak manfaat secara spiritual, namun juga secara lahiriyah. Umumnya berpuasa memiliki manfaat yang sangat besar bagi kesehatan tubuh. Berikut ini manfaat puasa Arafah menurut kacamata medis yang berhubungan dengan kesehatan tubuh.

 

 

1. Mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Puasa dapat mengurangi radikal bebas yang ada pada tubuh. Selain itu puasa pun dapat mengatur kondisi peradangan dalam tubuh serta mencegah pembentukan sel kanker yang berbahaya.

Maka dengan begitu puasa dapat meningkatkan sistem kekebalan pada tubuh. Karena memberi kesempatan pada tubuh untuk beristirahat dan mengatur kinerja sistem pada tubuh agar bekerja lebih baik.

 

 

 

2. Mampu membantu menghilangkan kecanduan

Dengan berpuasa, tubuh memiliki kesempatan untuk beristirahat sejanak dari kebiasaan makan sehari-hari yang kurang baik. Maka hal ini dapat membantu kita dalam mengurangi kecanduan terhadap makanan atau pun minuman yang kurang baik.

Di antaranya seperti gula atau kopi. Dengan berpuasa, maka pola mengonsumsi kopi atau gula pun akan berubah. Seperti pada siang hari, tentu Anda tidak bisa mengonsumsi keduanya.

 

 

 

3. Mampu mempercepat metabolisme tubuh

Berpuasa dapat memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan. Ini sangat berguna bagi metabolisme dalam tubuh untuk membakar kalori secara lebih efisien. Apabila pencernaan buruk, hal itu akan mempengaruhi pada kemampuan tubuh dalam memetabolisme makanan dan membakar lemak.

Selain daripada itu, berpuasa juga dapat mengatur proses pencernaan dan meningkatkan fungsi usus secara lebih baik. Hal ini yang kemudian akan meningkatkan fungsi metabolisme dalam tubuh.

 

 

 

4. Mampu menjaga berat badan

Puasa mampu membakar lemak jahat pada tubuh dan pembakaran lemak menjadi energy membantu mengurangi berat badan dan tingkat kolestrol. Hal ini juga akan berdampak baik untuk mengendalikan diabetes dan tekanan darah.

Kendati berat badan akan turun bila Anda tidak akan dan tidak mendapatkan asupan kalori selama puasa, namun berat badan bisa kembali naik begitu Anda berbuka puasa. Hal ini disebabkan karena ketika puasa tubuh kita kehilangan cairan, jadi bukan berat badan substansial. Apalagi, ketika berbuka seseorang justru melampiaskan nafsu makan.

 

 

 

 

5. Mampu mengurangi penyakit yang berbahaya

Seseorang yang mengalami stres oksidatif diakibatkan oleh jumlah radikal bebas yang terlalu banyak dalam tubuh maka menyebabkan proses oksidasi sel-sel normal menjadi semakin tinggi dan akan menimbulkan kerusakan.

Kondisi seperti ini dapat memicu penyakit kronis seperti kanker, diabetes, stroke, Alzheimer dan Parkinson. Maka dengan puasa intermitten inilah yang dapat membantu mengurangi penyakit berbahaya sampai pada batas tertentu.Yaitu dengan cara mendetoksifikasi tubuh dan memproduksi senyawa anti-inflamasi, tanpa mengakibatkan kekurangan gizi.

 

 

 

6. Membantu memperbaiki kondisi medis dalam tubuh

Selanjutnya adalah dapat membantu memperbaiki kondisi medis dalam tubuh. Berpuasa yang diiringi dengan pola makan yang sehat, baik sebelum dan sesudahnya dapat membantu memperbaiki kondisi radang sendi, radang usus besar dan penyakit kulit seperti eksim dan psoriasis.

Sehingga apabila seseorang berpuasa maka kondisi radang sendi, radang usus besar dan lain sebagainya akan membaik. Selain itu penyakit-penyakit yang ada pada kulit pun akan membaik bila seseorang berpuasa.

 

 

 

 

7. Mampu membakar lemak jahat yang ada pada tubuh

Pada saat berpuasa, kalori yang terbakar akan lebih banyak dibandingkan kalori yang dikonsumsi. Apalagi jika seseorang dalam berpuasa, melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasanya.

Setidaknya selama 8 jam sehari, gula dan karbohidrat yang dikonsumsi pada hari itu terbakar habis, lalu tubuh memanfaatkan lemak untuk mendapatkan energi. Kendati demikian, penting untuk diperhatikan bahwa makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka harus mengandung campuran protein, lemak dan karbohidrat secukupnya.

 

 

 

8. Mampu memperbaiki dan merestorasi fungi dan kinerja sel

Pada saat berpuasa terjadi perubahan dan konversi yang massif dalam asam amino yang terakumulasi dari makanan sebelum didistribusikan pada tubuh, terjadi format ulang. Sehingga dapat memberikan kesempatan tunas baru sel untuk memperbaiki dan merestorasi fungsi dan kinerjanya.

Pola makan saat makan sahur dan berbuka dapat mensuplai asam lemak dan asam amino. Sehingga dengan begitu, terbentuklah tunas-tunas protein, lemak, fosfat, kolestrol dan lainnya untuk membangun sel baru dan membersihkan sel lemak yang menggumpal di dalam hati.

 

 

 

9. Mampu meningkatkan fungsi otak

Puasa intermitten dapat memicu peningkatan produk protein yang diproduksi oleh otak atau BNDF. Protein yang diproduksi ini membantu peremajaan dan regenrasi sel induk otak dan meningkatkan fungi memori dan motor.

Seorang peneliti ilmu syaraf di National Institute of Aging (AS), Mark Mattson, menyebutkan bahwa puasa intermitten dapat menunda timbulnya penyakit Parkinson dan Alzheimer.

 

 

 

 

10. Mampu menyehatkan jantung

Hal ini didasarkan pada sebuah penelitian bahwa seseorang yang berpuasa sebulan sekali memiliki risiko 58 persen lebih rendah terkena penyakit jantung, dibandingkan mereka yang tidak menjalani puasa.

Kendati demikian, perlu diperhatikan pula untuk menjaga kesehatan jantung, faktor-faktor lain seperti pola makan dan olahraga teratur juga berperan besar. Maka iringi ibadah puasa dengan pola makan dan olahraga yang teratur pula.

 

 

 

5 Manfaat Puasa Sunnah Arafah  untuk Para Muslimin dan Muslimat

Ada pun manfaat puasa Arafah lainnya ialah sebagai berikut :

 

 

1. Mendapatkan keutamaan dari amalan yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam

Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkan puasa Arafah. Maka ini menunjukkan keutamaan yang luar biasa. Hal ini sebagaimana dijelaskan pada sebuah hadits berikut ini.

 

أَرْبَعٌ لَمْ يَكُنْ يَدَعُهُنَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صِيَامَ عَاشُورَاءَ وَالْعَشْرَ وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْغَدَاةِ

“Ada empat perkara yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah yaitu puasa asyura, puasa hari arafah, puasa tiga hari setiap bulan dan shalat dua rakaat sebelum subuh.” (HR. An Nasa’i dan Ahmad).

 

 

 

 

2. Mendapatkan keutamaan dari mengerjakan amalan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah

Termasuk di dalam manfaat puasa Arafah ialah mendapatkan keutamaan dari mengerjakan amalan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Yang mana sangat dicintai Allah dibanding waktu lainnya.

 

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ يَعْنِي أَيَّامَ الْعَشْرِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ

“Tidak ada satu amal shalih yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal shaleh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).” Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah. Hadits senada juga diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Ahmad).

 

 

 

3. Menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang

Sesuai dengan dalil hadist tentang puasa arafah, Rasulullah Saw bersabda,

 

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ

Rasulullah ditanya tentang puasa Arafah, beliau bersabda: “Menghapuskan dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.” (HR. Muslim). Sedangkan diriwayat lain, Nabi Muhammad Saw juga bersabda :

 

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ

Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah, Dia menghapuskan dosa satu tahun sebelumnya dan satu tahun sesudahnya. (HR. Muslim).

 

 

 

 

4. Mendapatkan manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh

Seperti disampaikan sebelumnya, bahwa puasa Arafah sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Seperti dapat membantu memperbaiki kondisi medis dalam tubuh, mampu membakar lemak jahat yang pada pada tubuh, meningkatkan fungsi otak dan lain sebagainya.

 

 

 

 

5. Mampu membuat Anda bahagia

Inilah manfaat puasa yang mungkin saja tidak disadari oleh banyak orang. Mengingat puasa adalah sebuah ibadah, maka menjalaninya dengan penuh keikhlasan akan membuat siapa pun yang menjalaninya merasa bahagia.

Semuanya menyambut penuh suka cita ketika adzan Maghrib telah berkumandang, doa-doa penuh harap keberkahan dipanjatkan sebelum mengawali berbuka. Kebahagiaan itu tercipta dari dasar hati yang menjalaninya.

 

 

Nah Juraganesian Lovers, Demikianlah pembahasan mengenai puasa Arafah yang memiliki banyak sekali manfaatnya. Apakah kamu sendiri sudah pernah melaksanakannya? Semoga kita semua dapat berikhtiar untuk senantiasa menjalankannya dengan sebagaimana mestinya.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Don\'t Copy the Content is protected by Copyright!!
%d bloggers like this: