25+ Keutamaan Sholat Fardhu Berjamaah yang paling Bagus, Kamu Wajib Tahu!

Keutamaan Sholat Fardhu Berjamaah – Hallo sahabat Juraganers yang dicintai oleh sang Pencipta, InsyaAllah. Terimakasih telah menyempatkan waktunya sejenak untuk membaca artikel pada kanal religi kali ini semoga mendapat syafaat dan ridha-Nya, Amin ya Rabbal ‘Alamin.

Tahukah sobat Juraganers, sholat merupakan salah satu dari rukun islam yang memiliki banyak sekali keutamaan apabila dikerjakan. Terlebih mengenai sholat fardhu, yang dalam sehari semalam setiap muslim harus mengerjakannya sebanyak 17 rakaat yang terbagi dalam 5 waktu.

Sholat fardhu dapat dikerjakan secara munfarid (sendiri) atau berjamaah. Sholat fardhu yang dikerjakan secara berjamaah memiliki banyak sekali keutamaannya, meskipun demikian ini bukan berarti sholat fardhu yang dikerjakan secara munfarid (sendiri) tidak memiliki keutamaan sama sekali.

 

 

 

Contents

Apa itu Sholat Berjamaah?

Sholat berjamaah adalah sholat yang dilakukan bersama-sama sekurang-kurangnya terdiri dari dua orang yaitu seorang imam dan makmum, yang mana seorang makmum harus mengikuti perbuatan imam dan tidak boleh mendahuluinya. Ada pun sholat fardhu berjamaah di masjid merupakan salah satu amal yang memiliki pahala yang berlipat ganda.

Yakni setara dengan sholat sendiri sebanyak 25 derajat atau 27 derajat. Sebagaimana Abdullah bin Umar radhiallahu’anhuma menyampaikan bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

 

صَلاَةُ الجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلاَةَ الفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً

“Shalat wajib berjamaah lebih utama daripada shalat sendiri sebanyak 27 derajat.” (Shahih. HR. al Bukhari)

Dan dalam riwayat Abu Hurairah radhiallahu’anhu disampaikan bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

 

صَلَاةٌ مَعَ الْإِمَامِ أَفْضَلُ مِنْ خَمْسٍ وَعِشْرِينَ صَلَاةً يُصَلِّيهَا وَحْدَهُ

“Shalat wajib bersama imam lebih utama daripada 25 kali shalat yang dikerjakan sendirian.” (Shahih. HR. Muslim)

Meskipun sebenarnya, yang dibebankan untuk sholat fardhu berjamaah adalah pria. Sementara wanita maka lebih utama baginya untuk sholat fardhu di rumah. Namun wanita tidak patut untuk berkecil hati karena keutamannya untuk sholat fardhu di rumah maka mengerjakannya memperoleh pahala dari Allah Ta’ala.

 

 

 

Mengapa Kita Harus Sholat Berjamaah?

Sholat berjamaah adalah perbuatan sunah yang sangat dianjurkan (mustahab), lebih ditekankan lagi apabila dilaksanakan di masjid. Kendati ada perbedaan pendapat mengenai hukum melaksanakannya, namun berjamaah bukanlah syarat sah sholat maka mengerjakan atau tidak tetap sah.

Meskipun demikian, mengingat banyak sekali keutamaannya, sudah seharusnya kita berlomba-lomba untuk ikut mengerjakannya. Terlebih pada sholat-sholat yang memang dianjurkan untuk berjamaah, seperti sholat fardhu.

Yang dibebankan untuk melakukan sholat berjamaah adalah pria, ada pun bagi wanita lebih utama atasnya untuk sholat di rumah. Sebagaimana sabda Nabi ketika Ummu Humaid, istri Abu Humaid as-Sa’idiy radhiallahu’anha, pernah mendatangi Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam dan dia berkata pada beliau,

 

يَا رَسُولَ اللهِ، إِنِّي أُحِبُّ الصَّلَاةَ مَعَكَ، قَالَ: ” قَدْ عَلِمْتُ أَنَّكِ تُحِبِّينَ الصَّلَاةَ مَعِي، وَصَلَاتُكِ فِي بَيْتِكِ خَيْرٌ لَكِ مِنْ صَلَاتِكِ فِي حُجْرَتِكِ، وَصَلَاتُكِ فِي حُجْرَتِكِ خَيْرٌ مِنْ صَلَاتِكِ فِي دَارِكِ، وَصَلَاتُكِ فِي دَارِكِ خَيْرٌ لَكِ مِنْ صَلَاتِكِ فِي مَسْجِدِ قَوْمِكِ، وَصَلَاتُكِ فِي مَسْجِدِ قَوْمِكِ خَيْرٌ لَكِ مِنْ صَلَاتِكِ فِي مَسْجِدِي “، قَالَ: فَأَمَرَتْ فَبُنِيَ لَهَا مَسْجِدٌ فِي أَقْصَى شَيْءٍ مِنْ بَيْتِهَا وَأَظْلَمِهِ، فَكَانَتْ تُصَلِّي فِيهِ حَتَّى لَقِيَتِ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ )

 

“Wahai Rasulullah, sungguh saya suka sholat bersama Anda. Beliau menjawab: “Sungguh aku mengetahui bahwa engkau suka sholat bersamaku. Namun sholatmu di kamar tidurmu lebih baik dibandingkan sholatmu di ruang tengah rumahmu; dan sholatmu di ruang tengah rumahmu lebih baik dibandingkan sholatmu di masjid khusus rumahmu; dan sholatmu di masjid khusus rumahmu lebih baik dibandingkan sholatmu di masjid yang ada di lingkunganmu; dan sholatmu di masjid yang ada di lingkunganmu lebih baik dibandingkan sholatmu di masjidku ini (Masjid Nabawi). Kemudian Ummu Humaid minta dibangunkan ruangan khusus untuk mengerjakan sholat di bagian yang paling pojok dan paling gelap rumahnya. Maka beliau pun senantiasa sholat di sana hingga wafat.” (Hasan. HR. Ahmad)

Meskipun begitu, wanita boleh melaksanakan sholat berjamaah di masjid dengan beberapa syarat seperti tidak boleh memakai parfum dan wewangian. Dengan demikian, maka wanita itu adalah sebuah kehormatan yang harus dijaga.

 

 

 

Hadist tentang Sholat Berjamaah dan Artinya

Selain firman Allah Ta’ala mengenai sholat berjamaah, ada banyak sekali hadits Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam yang juga berkenaan dengan sholat berjamaah. Seperti hadits Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam, beliau bersabda:

 

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رجلاً أعمى قال يا رسول الله: ليس لي قائد يقودني إلى المسجد، فهل لي من رخصة أن أصلي في بيتي، فقال له صلى الله عليه وسلم: هل تسمع النداء بالصلاة؟ قال: نعم، قال: فأجب

 

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, “Sesungguhnya ada seorang buta pernah menemui Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam dan berkata, “Wahai Rasulullah, saya tidak memiliki seseorang yang akan menuntunku ke masjid. Apakah bagiku keringanan untuk sholat di rumah.”

Rasulullah bertanya kepadanya, “Apakah engkau mendengar panggilan sholat (azan)?” Pria itu menjawab, “Ya.” Beliau bersabda, “Penuhilah seruan tersebut (hadiri sholat berjamaah).” (Shahih Muslim)

Dan juga dari Ibnu Mas’ud radhiallahu’anhu, Nabi bersabda,

 

من سره أن يلقى الله غداً مسلماً فليحافظ على هؤلاء الصلوات حيث ينادى بهن، فإن الله شرع لنبيكم سنن الهدى وإنهن من سنن الهدى، ولو أنكم صليتم في بيوتكم كما يصلي هذا المتخلف في بيته لتركتم سنة نبيكم، ولو تركتم سنة نبيكم لضللتم ولقد رأيتنا وما يتخلف عنها إلا منافق معلوم النفاق أو مريض، ولقد كان الرجل يؤتى به يهادى بين الرجلين حتى يقام في الصف

“Barangsiapa yang ingin ketika berjumpa dengan Allah esok dalam keadaan sebagai muslim, maka hendaknya dia menjaga shalat 5 waktu di tempat dikumandangkan adzan (yaitu di masjid), karena Allah telah mensyariatkan bagi Nabi kalian sunnah-sunnah petunjuk, dan shalat 5 waktu di masjid adalah salah satu di antara sunnah-sunnah petunjuk. Seandainya kalian shalat di rumah-rumah kalian sebagaimana orang yang tidak ikut berjamaah ini, shalat di rumahnya, maka sungguh kalian telah meninggalkan sunnah Nabi kalian, dan jika kalian meninggalkan sunnah Nabi kalian, maka sungguh kalian akan tersesat. Dan sungguh aku melihat dahulu kami para sahabat, tidak ada yang meninggalkan shalat berjamaah di masjid kecuali orang munafiq yang sudah jelas kemunafikannya, dan sungguh dahulu ada sahabat yang dibopong ke masjid dan ditopang di antara dua lelaki agar bisa berdiri dalam shaf.” (Shahih Muslim)

 

 

 

Keutamaan Sholat Fardhu Berjamaah

Sebenarnya, ada banyak sekali keutamaan dalam sholat fardhu berjamaah, namun hindari mengerjakannya karena mengharapkan keutamannya saja. Karena pada hakikatnya, mengerjakan suatu amal tidak lain hanya untuk beribadah kepada Allah.

Keutamaan-keutamaan ini anggaplah sebagai bonus yang Allah berikan kepada setiap hamba-Nya yang sudah berikhtiar untuk senantiasa mengerjakannya sebagai tanda ketundukkan pada perintah-Nya. Berikut ini keutamaan sholat fardhu berjamaah:

 

1. Mendapatkan keutamaan 25 derajat

Di antara keutamaan sholat fardhu berjamaah adalah Allah Ta’ala akan melipatgandakan pahala bagi mereka yang mengerjakan sholat fardhu berjmaah. Yakni setara dengan 25 derajat.

Sebagaimana dalam riwayat Abu Hurairah radhiallahu’anhu disampaikan bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

صَلَاةٌ مَعَ الْإِمَامِ أَفْضَلُ مِنْ خَمْسٍ وَعِشْرِينَ صَلَاةً يُصَلِّيهَا وَحْدَهُ

“Shalat wajib bersama imam lebih utama daripada 25 kali shalat yang dikerjakan sendirian.” (Shahih. HR. Muslim)

 

 

2. Mendapatkan keutamaan 27 derajat

Selain mendapatkan keutamaan 25 derajat, dalam riwayat lain menyebutkan pula bahwa keutamaan dari mengerjakan sholat secara berjamaah adalah mendapatkan keutamaan 27 derajat.

Sebagaimana Abdullah bin Umar radhiallahu’anhuma menyampaikan bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

صَلاَةُ الجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلاَةَ الفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً

“Shalat wajib berjamaah lebih utama daripada shalat sendiri sebanyak 27 derajat.” (Shahih. HR. al Bukhari).

 

 

 

3. Terhindar dari gangguan syaithon

Keutamaan dalam mengerjakan sholat fardhu berjamaah akan terhindar dari gangguan syaithon, sebagaimana sabda Rosulullah Shallallahu’alaihi wa sallam dalam haditsnya, beliau bersabda:

“Tidaklah tiga orang di suatu desa atau lembah yang tidak didirikan sholat berjamaah di lingkungan mereka, melainkan setan telah menguasai mereka. Karena itu tetaplah kalian (sholat) berjamaah, karena sesungguhnya serigala itu hanya akan menerkam kambing yang sendirian (jauh dari kawan-kawannya).” (HR. Abu Daud dan An-Nasai)

 

 

 

4. Terhapus kesalahan-kesalahan bagi mereka yang mengerjakan sholat berjamaah

Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam,

“Maukah aku tunjukkan kepada kalian tentang perkara yang akan menghapuskan kesalahan-kesalahan dan juga mengangkat derajat? Para sahabat menjawab, “Tentu, wahai Rasulullah?”

Beliau bersabda, “Menyempurnakan wudhu pada saat yang tidak disukai, banyak melangkah ke masjid-masjid dan menunggu shalat. Maka itulah ar-tibath (berjuang di jalan Allah).” (HR. Muslim)

 

 

5. Allah Ta’ala akan memuliakan siapa saja yang mengerjakan sholat berjamaah di masjid

Keutamaan shalat berjamaah selanjutnya adalah dimuliakan oleh Allah Ta’ala. Mereka yang mengerjakan sholat berjamaah di masjid merupakan tamu Allah Ta’ala. Dan Allah Ta’ala akan selalu memuliakan tamu-tamu-Nya. Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam,

“Barangsiapa yang berwudhu di rumahnya dengan sempurna kemudian mendatangi masjid, maka ia adalah tamu Allah dan siapa yang dikunjunginya wajib memuliakan tamunya.” (HR. Ath Thabrani)

 

 

 

6. Mendapatkan naungan Allah Ta’ala pada hari kiamat

Keutamaan sholat berjamaah di antaranya adalah mendapatkan naungan Allah Ta’ala pada hari kiamat. Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam,

“Tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah Subhanahu wa Ta’ala di hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya (di antaranya) …. Dan seseorang yang hatinya selalu terpaut pada masjid.” (Mutafaq ‘alaih)

Selain itu, Imam An-Nawawi menjelaskan makna hadits di atas yaitu: “Orang yang memiliki rasa cinta yang dalam terhadap masjid dan kontinyu dalam melaksanakan sholat berjamaah di dalamnya bukan berarti selalu tinggal di dalam masjid.” (Lihat Syarah An-Nawawi 7 : 121)

 

 

 

7. Lebih dicintai oleh Allah

Seseorang yang mengerjakan sholat berjamaah akan lebih dicintai oleh Allah Ta’ala. Sebagai salah satu amalan yang diwajibkan maka sudah tentu banyak sekali keutamaan di dalamnya, termasuk dapat lebih dicintai oleh Allah.

Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam, “Sholat seseorang lebih utama dari sholat sendiri dan sholat bersama dua orang lebih utama dari sholat bersama seorang, semakin banyak mereka berjamaah semakin dicintai Allah.” (HR. Ahmad, Abu Dawud)

 

 

 

8. Mendapatkan keutamaan berjalan ke masjid dan pulang dari masjid

Begitu besar keutamaan sholat berjamaah, sampai mendapatkan keutamaan pula dari berjalannya seseorang ke masjid untuk menunaikan sholat berjamaah begitu pun dengan perjalannya pulang dari masjid.

Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang dengannya Allah akan menghapuskan dosa dan mengangkat derajat?” Par sahabat berkata, “Tentu, Ya Rasulullah.”  Beliau bersabda, “ …dan memperbanyak langkah menuju masjid… “ (HR. Muslim)

 

 

 

9. Mendapatkan keutamaan dari menunggu sholat

Sebelum mengerjakan sholat secara berjamaah, tentu akan ada waktu untuk menunggu semua orang berkumpul untuk sholat serta menunggu iqomah untuk memulai sholat. Maka seseorang yang hendak mengerjakan sholat berjamaah mendapatkan keutamaan dari menunggu sholat itu sendiri.

Nabi Shallallahu’alahi wa sallam bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian duduk untuk menunggu sholat di masjid maka dia senantiasa dalam keadaan sholat selama ia tidak berhadats (dan) para malaikat akan mendoakannya: “Ya Allah ampunilah dia, Ya Allah rahmatilah dia.” (HR. Muslim)

 

 

 

10. Mendapatkan pembebasan dari api neraka dan juga dari kemunafikan

Keutamaan sholat berjamaah selanjutnya adalah terbebas dari api neraka dan juga dari sifat munafik. Sungguh sebuah keutamaan yang mulia, yang sudah seharusnya kita dapat memaksimalkan diri untuk mencapainya.

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam, “Barangsiapa yang sholat selama empat puluh hari secara berjamaah dan selalu mendapatkan takbir pertama, maka ditetapkan baginya dua pembebasan: Pembebasan dari api neraka dan pembebasan dari kemunafiqan.” (HR. Tirmidzi)

 

 

 

11. Mendapatkan keutamaan berada di shaf pertama

Mengerjakan sholat berjamaah akan mendapatkan keutamaan berada di shaf pertama. Di sinilah mereka berlomba-lomba untuk senantiasa mengerjakan sholat berjamaah dengan memposisikan diri agar berada di shaf pertama.

Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Kalau seandainya manusia mengetahui apa yang terdapat dalam adzan dan shaf pertama kemudian mereka tidak mendapatkannya kecuali dengan melakukan undian niscaya mereka akan melakukannya.” (HR. Bukhari).

 

 

 

12. Mendapatkan penerangan dari Allah atas kegelapan akhirat

Di antara keutamaan sholat berjamaah lainnya dalah mendapatkan penerangan dari Allah atas kegelapan akhirat. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam dalam haditsnya bahwasannya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

“Karunialah mereka yang berjalan dalam kegelapan menuju masjid dengan sinar yang sempurna di hari kiamat. “ (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

 

 

 

13. Mendapatkan keutamaan dari sholat Isya dan sholat Shubuh berjamaah

Mereka yang mengerjakan sholat fardhu berjamaah, maka akan mendapatkan keutamaan dari sholat Isya dan sholat Shubuh berjamaah. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam,

“Barangsiapa sholat Isya dengan berjamaah, maka ia seperti mendirikan sholat selama setengah malam, barangsiapa sholat shubuh berjamaah, maka ia laksana sholat semalam suntuk.” (HR. Muslim, Bukhari, Tirmidzi, ad-Darimi dan Ahmad).

 

 

 

14. Mendapatkan pahala yang melebihi pahala bersedekah dengan dua ekor domba

Termasuk keutamaan sholat berjamaah adalah pahalanya melebihi pahala bersedekah dengan dua ekor domba. Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam :

Dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya salah seorang dari kalian mengetahui bahwa jika ia mengikuti sholat bersamaku (berjamaah) ada pahala yang lebih besar dari (sedekah) dengan seekor kambing yang gemuk atau dua ekor kambing, niscaya dia akan melakukannya, padahal pahala yang akan dia peroleh itu lebih besar lagi.” (HR. Ahmad).

 

 

 

15. Mendapatkan keutamaan mencapai 50 derajat

Sholat berjamaah memiliki keutamaan hingga mencapai 25 atau 27 derajat. Namun sholat berjamaah di tanah lapang atau ruang terbuka lebih besar lagi pahalanya, keutamaannya mencapai 50 derajat, yakni berlipat.

Dari Abu Said al-Khudri ra ia berkata: Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Sholat seseorang dalam satu jamaah lebih utama dari sholatnya secara menyendiri dengan dua puluh lima derajat. Jika dia melaksanakan sholatnya di tanah lapang dimana ia menyempurnakan wudlu nya, ruku’nya, sujudnya maka (keutamaan) sholatnya mencapai lima puluh derajat.” (HR. Ibnu Abi Syaibah dan Ibnu Hibban).

 

 

 

16. Mendapatkan keutamaan dari perjalanan ke masjid yang paling jauh

Sholat di masjid yang (jaraknya) jauh maka memiliki pahala yang lebih besar daripada sholat di masjid yang dekat. Ini karena pahala akan bertambah seiring dengan bertambahnya langkah.

Dari Abu Hurairah ra dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Orang yang paling jauh, maka yang paling jauh dari masjidnya itulah yang paling besar pahalanya.” (HR. Abu Dawud, Ahmad, Ibnu Majah, dan al-Hakim)

 

 

 

17. Mendapatkan keutamaan didoakan para malaikat

Termasuk ke dalam keutamaan sholat berjamaah lainnya adalah didoakan oleh para malaikat. Yaitu pada saat seseorang menunggu sholat, tepatnya ketika ia masuk mesjid hingga waktu sholat.

Maka ia akan didoakan malaikat dengan doa: “Ya Allah ampunilah dia, ya Allah ampunilah dia.” Tanpa henti hingga iqomah dikumandangkan tanda waktu sholat berjamaah tiba.

 

 

 

18. Dapat mengembangkan sikap disiplin dan berakhlak mulia

Sholat berjamaah dapat mengajarkan sikap disiplin sebagai seorang makmum yang senantiasa mengikuti gerakan imam dan berada di belakang. Dan tentunya tidak boleh untuk mendahuluinya.

Hal seperti ini yang dapat melatih kedisiplinan dalam kehidupan seseorang serta menghilangkan ego serta perbedaan dengan penuh kerendahan hati untuk patuh dan taat pada pimpinannya yakini imam.

 

 

 

19. Mendapatkan keutamaan berada di shaf sebelah kanan

Selain mendapatkan keutamaan berada di shaf pertama, mengerjakan sholat berjamaah pun akan mendapatkan keutamaan berada di shaf sebelah kanan. Seperti yang diriwayatkan dari Aisyah berkata bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang berada pada shaf sebelah kanan.” (HHR. Abu Daud dan Ibnu Majah). Dan ialah para sahabat menyukai untuk senantiasa berada di bagian kanan shaf apabila meleka shalat di belakang Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam.

Sebagaimana Al-Bara’ radhiallahu’anhu berkata: “Kami apabila sholat di belakang Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam lebih kami sukai untuk kami berada di sebelah kanan beliau karena beliau menghadapkan wajahnya (pertama kali) kepada kami (saat salam).” (HR. Abu Daud).

 

 

 

20. Mendapatkan keutamaan mengucapkan aamiin bersama imam

Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam telah menjelaskan tentang fadhilah mengucapkan amin bersama-sama imam dalam haditsnya yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra bahwasannya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

“Apabila imam mengucapkan “ghairul maghduubi ‘alaihim waladdhaalliin” maka katakanlah “aamiin” karena barangsiapa yang aminnya bertetapan dengan aminnya para malaikat maka akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari)

 

 

 

21. Mendapatkan keutamaan pengampunan dosa atas orang yang melaksanakan sholat berjamaah setelah menyempurnakan wudlu

Seseorang yang mengerjakan sholat berjamaah setelah menyempurnakan wudlunya maka akan mendapatkan keutamaan berupa pengampunan dosa. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam dalam haditsnya yang diriwayatkan Utsman bin Affan, berkata,

“Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang berwudlu dan menyempurnakannya kemudian berjalan untuk melaksanakan sholat fardhu bersama dengan manusia atau secara berjamaah atau di dalam masjid maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan mengampuni dosa-dosanya.” (HR. Muslim).

 

 

 

22. Mendapatkan keutamaan sholat berjamaah atas sholat sendiri

Banyak sekali riwayat yang menjelaskan tentang ganjaran bagi orang yang melaksanakan sholat secara berjamaah berupa pelipat gandaan derajat atas orang yang sholat secara sendiri-sendiri (munfarid).

Sebagaimana Rasulullah Shallallahu’alahi wa sallam bersabda: “Sholat berjamaah itu lebih utama daripada sholat salah seorang dari kalian secara menyendiri (dengan keutamaan) dua puluh lima bagian.” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim).

 

 

 

23. Menumbuhkan rasa kasih sayang

Sholat fardhu yang dikerjakan secara berjamaah di masjid akan membuat satu sama lain akan saling bertemu dalam waktu yang sering, yakni lima kali dalam sehari. Maka hal ini akan menumbuhkan kasih sayang di antara sesama muslim.

Rasa kasih sayang inilah yang nanti akan tumbuh pula menjadi rasa empati kepada sesama muslim. Bila salah seorang di antara jamaah masjid tidak hadir, maka semua orang mencarinya lalu ketika mendapatinya sedang sakit senantiasa mendoakan dan menjenguknya.

 

 

 

24. Mempererat tali persaudaraan sesama muslim

Ketika sudah tumbuh rasa kasih sayang sesama muslim maka tumbuh pula tali persaudaraan di antara mereka yang diwujudkan dengan rasa empati kepada sesama muslim, sehingga membuatnya seperti satu tubuh yang saling merasakan satu sama lain.

Semakin seseorang bertemu dengan sesama muslim pada saat sholat berjamaah di masjid maka rasa kasih sayang pun akan semakin besar dan tali persaudaraan di antara sesama muslim pun akan semakin erat.

 

 

 

25. Menumbuhkan sikap persamaan di antara sesama muslim

Selain itu menumbuhkan rasa kasih sayang dan mempererat tali persaudaraan, sholat berjamaah juga mengajarkan persamaan yakni tidak dibedakan antara satu dan lainnya.

Dengan artian tidak ada perbedaan antara yang kaya dan yang miskin, atasan atau bawahan karena pada hakikatnya semua berdiri, ruku’, sujud dan duduk dalam satu barisan untuk taat dan tunduk kepada Allah.

 

 

Nah Juraganers, Demikianlah pembahasan kita mengenai keutamaan shalat berjamaah. Semoga kita semua senantiasa dapat berikhitar untuk mengerjakan sholat berjamaah bukan hanya untuk mendapatkan keutamannya namun semata-mata untuk memenuhi perintah-Nya. InsyaAllah. Semoga artikel ini bermanfaat ya bagi semuanya.

Many Thanks for Good People!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Don\'t Copy the Content is protected by Copyright!!
%d bloggers like this: