25+ Keutamaan Sholat Dhuha yang Harus Diketahui Para Pengusaha Muslim!

Keutamaan Sholat Dhuha – Hallo sahabat Juraganesia dan para kaum pemuda muslim yang energik disetiap saat, semoga Rahmat Allah Swt selalu menyertai kita semua ya. Pada topik pembahasan kali ini adalah tentang keutamaan – keutamaan sholat dhuha yang sangat luar biasa bagi siapapun yang melaksanakannya.

Sholat dhuha merupakan salah satu sholat sunnah yang memiliki banyak sekali keutamaan dan sangat mulia sekali apabila dikerjakan secara rutin setiap hari. Meskipun amalan sunnah, namun mengerjakannya akan mendapatkan pahala yang sangat besar sekali.

Di antara keutamaan sholat dhuha ialah barangsiapa yang melakukan dua belas rakaat sholat dhuha maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan membangun untuknya sebuah istana di surga dan membukakan pintu rezeki seluas- luasnya. Tentu bukan hanya itu saja, ada banyak lagi keutamaan sholat dhuha lainnya.

 

 

 

 

Pentingnya Sholat Dhuha

Mengerjakan amalan sunnah adalah sebuah perilaku yang mulia, sebab ia senantiasa mengisi waktu hidupnya di dunia dengan memperbanyak beribadah kepada Allah Ta’ala. Tidak hanya mengerjakan amalan wajib namun juga menyertainya dengan amalan sunnah.

Salah satunya yakni sholat dhuha. Sholat sunnah ini boleh dirutinkan setiap hari, yakni pada waktu dhuha. Keutamaan mengerjakan sholat dhuha pun sangatlah banyak, maka hal ini juga dapat menjadi motivasi bagi kita agar senantiasa mengerjakannya setiap hari.

 

 

 

 

Hukum Sholat Dhuha Menurut Syar’i

Hukum melaksanakan sholat dhuha adalah sunnah secara mutlaq dan boleh dirutinkan. Hal ini sebagaimana disampaikan dari Abu Dzar, Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

 

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى

“Pada pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (subhanallah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) bisa sebagai sedekah, dan setiap bacaan takbir (Allahu akbar) juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar ma’ruf (mengajak kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi (diganti) dengan melaksanakan shalat Dhuha sebanyak 2 raka’at.” (HR. Muslim no. 720).

 

Dan ada pun dalam hadits lainnya yang berbunyi seperti berikut ini :

 

عَنْ نُعَيْمِ بْنِ هَمَّارٍ الْغَطَفَانِىِّ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تَعْجِزْ عَنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ ».

Dari Nu’aim bin Hammar Al Ghothofaniy, beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.” (HR. Ahmad (5/286), Abu Daud no. 1289, At Tirmidzi no. 475, Ad Darimi no. 1451. Syaikh Al Albanni dan Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih).

 

Dari Abu Hurairah mengatakan :

أَوْصَانِى خَلِيلِى – صلى الله عليه وسلم – بِثَلاَثٍ صِيَامِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَرَكْعَتَىِ الضُّحَى ، وَأَنْ أُوتِرَ قَبْلَ أَنْ أَنَامَ

“Kekasihku –yaitu Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam—mewasiatkan tiga nasehat padaku: (1) Berpuasa tiga hari setiap bulannya; (2) Melaksanakan sholat dhuha dua rakaat; (3) Berwitir sebelum tidur.” (HR. Bukhori no. 1981 dan Muslim no. 721).

 

Sementara dalil bahwa sholat dhuha boleh dirutinkan adalah sabda Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam dari Aisyah :

 

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

“Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walau pun itu sedikit.” Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya. (HR. Muslim no. 783, Kirab shalat para musafir dan qasharnya, Bab Keutamaan amalan shalat malam yang kontinu dan amalan lainnya).

 

 

 

 

Dalil Hadist Tentang Sholat Dhuha

Sholat dhuha merupakan shalat sunnah yang terikat dengan waktu. Maka terdapat beberapa syarat dan ketentua tertentu untuk melaksanakan sholat dhuha. Terutama pada waktu melaksanakannya.

Sholat ini dimulai dari waktu matahari meninggi hingga mendekati waktu zawal (matahari bergeser ke barat). Sebagaimana Syaikh Muhammad bin Sholih Al’Utsaimin jelaskan bahwa waktunya adalah mulai dari mahari setingi tombak –dilihat dengan pandangan mata—hingga mendekati waktu zawal.

Kemudian beliau menjelaskan bahwa waktunya dimulai kira-kira 20 menit setelah matahari terbit, hingga 10 atau 5 menit sebelum matahari bergeser ke barat. Sementara Al Lajnah Ad Da-imah (Komisi Fatwa di Saudi Arabia) menjelaskan bahwa waktu awal sholat dhuha adalah sekitar 15 menit setelah matahari terbit.

Maka dari itu, silakan disesuaikan dengan terbitnya matahari di masing-masing daerah. Namun waktu utama mengerjakan sholat dhuha adalah di akhir waktu, yakni keadaan yang semakin panas. Dalil yang menjelaskan ialah sebagai berikut :

 

أَنَّ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ رَأَى قَوْمًا يُصَلُّونَ مِنَ الضُّحَى فَقَالَ أَمَا لَقَدْ عَلِمُوا أَنَّ الصَّلاَةَ فِى غَيْرِ هَذِهِ السَّاعَةِ أَفْضَلُ. إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « صَلاَةُ الأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ ».

Zaid bin Arqom melihat sekelompok orang melaksanakan sholat dhuha, lantas ia mengatakan, “Mereka mungkin tidak mengetahui bahwa selain waktu yang mereka kerjakan saat ini, ada yang lebih utama. Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “ (Waktu terbaik) shalat awwabin (nama lain untuk sholat dhuha yaitu sholat untuk orang yang taat atau kembali untuk taat) adalah ketika anak unta merasakan terik matahari.” (HR. Muslim no. 748)

Sedangkan untuk jumlah rakaat shalat dhuha yakni minimalnya adalah dua rakaat sedangkan maksimalnya adalah tanpa batas, menurut pendaat yang paling kuat. Shalat dhuha ini dilaksanakan setiap dua rakaat salam. Dalil yang menyatakan bahwa maksimal jumlah rakaatnya adalah tak terbatas, yakni hadits berikut ini :

 

مُعَاذَةُ أَنَّهَا سَأَلَتْ عَائِشَةَ – رضى الله عنها – كَمْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُصَلِّى صَلاَةَ الضُّحَى قَالَتْ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ وَيَزِيدُ مَا شَاءَ.

Muadzah pernah menanyakan pada Aisyah radhiyallahu’anha berapa jumlah rakaat sholat dhuha yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam? Aisyah menjawab, “Empar rakaat dan beliau tambahkan sesuka beliau.” (HR. Muslim no. 719).

 

 

 

 

Keutamaan Sholat Dhuha Sebagai Magnet Rejeki

 

1. Sebanding dengan pahala 360 sedekah

Dari Buraidah ra, beliau mengatakan bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

 

أَبِى بُرَيْدَةَ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « فِى الإِنْسَانِ سِتُّونَ وَثَلاَثُمِائَةِ مَفْصِلٍ فَعَلَيْهِ أَنْ يَتَصَدَّقَ عَنْ كُلِّ مَفْصِلٍ مِنْهَا صَدَقَةً ». قَالُوا فَمَنِ الَّذِى يُطِيقُ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « النُّخَاعَةُ فِى الْمَسْجِدِ تَدْفِنُهَا أَوِ الشَّىْءُ تُنَحِّيهِ عَنِ الطَّرِيقِ فَإِنْ لَمْ تَقْدِرْ فَرَكْعَتَا الضُّحَى تُجْزِئُ عَنْكَ

“Manusia memiliki 360 persendian. Setiap persendian itu memiliki kewajiban untuk bersedekah.” Para sahabat pun mengatakan, “Lalu siapa yang mampu bersedekah dengan seluruh persendiannya, wahai Rasulullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas mengatakan, “Menanam bekas ludah di masjid atau menyingkirkan gangguan dari jalanan. Jika engkau tidak mampu melakukan seperti itu, maka cukup lakukan shalat Dhuha dua raka’at.” (HR. Ahmad, 5: 354. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih ligoirohi).

 

 

 

2. Mendapatkan keuntungan (ghanimah) yang banyak

Mengerjakan sholat dhuha maka baginya keuntungan (ghanimah) yang banyak. Hal ini sebagaimana hadits berikut ini :

“Barangsiapa berwudhu kemudian pergi pada waktu pagi ke masjid untuk melaksanakan shalat dhuha, maka hal itu adalah peperangan yang paling dekat, ghanimah yang paling banyak dan kembalinya lebih cepat.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad; hasan shahih).

 

 

 

 

3. Pembuka pintu rezeki

Sholat dhuha merupakan salah satu amalan shalih yang dapat menjadi pembuka pintu rezeki, sama halnya dengan amalan-amalan shalih lainnya. Karena amalan shalih adalah sebuah bentuk ketakwaan.

 

 

 

4. Akan dicukupi urusannya di akhir siang

Sebagaimana disampaikan dari Nu’aim bin Hammar Al Ghothofaniy, beliau mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

 

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تَعْجِزْ عَنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ

“Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.” (HR. Ahmad (5/286), Abu Daud no. 1289, At Tirmidzi no. 475, Ad Darimi no. 1451 . Syaikh Al Albani dan Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih).

 

 

 

5. Diganjar dengan rumah di surga

Mereka yang selalu bersedia meluangkan waktunya untuk melaksanakan sholat dhuha 12 rakaat di awal hari akan dijanjikan ganjaran oleh Allah Ta’ala berupa sebuah rumah indah yang terbuat dari emas kelak di akhirat.

Hal ini menurut Anas bin Malik yang mendengar bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi sallam bersabda: “Siapa saja yang sholat dhuha 12 rakaat, Allah akan membuat untuknya sebuah istana yang terbuat dari emas di surga.” (HR. Ibnu Majah)

 

 

 

 

6. Mendapat pahala haji dan umrah

Disampaikan dari Anas bin Malik, Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

 

« مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِى جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ ». قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ

“Barangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh secara berjama’ah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh.” Beliau pun bersabda, “Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna.” (HR. Tirmidzi no. 586. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

 

 

 

 

7. Dibuat pintu khusus di surga

Dari Abu Hurairah ra, Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya di surga ada salah satu pintu yang dinamakan pintu Dhuha, bila datang hari kiamat malaikat menjaga surga memanggil; mana ia yang melazimkan shalat dhuha? Inilah pintu kalian maka masukilah dengan kasih sayang Allah.” (HR. Thabrani).

 

 

 

 

8. Mengerjakan salah satu wasiat khusus dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam

Sholat dhuha merupakan salah satu wasiat khusus dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam.

“Kekasihku –Rasulullah  Shallallahu’alaihi wa sallam—mewasiatkan tiga hal padaku: berpuasa tiga hari setiap bulannya, melaksanakan shalat dhuha dua rakaat dan sholat witir sebelum witir sebelum tidur.” (Muttafaq ‘alaih).

 

 

 

 

9. Sholat awwabin

Sholat dhuha merupakan sholat awwabin yakni sholatnya orang-orang yang taat. Dengan demikian merutinkan sholat dhuha menjadikan seseorang dicatat sebagai orang-orang taat.

Abu Hurairah ra berkata: “Kekasihku (Muhammad) mewasiatkan kepadaku tiga perkara yang aku tidak meninggalkannya: agar aku tidak tidur kecuali setelah melakukan sholat witir, agar aku tidak meninggalkan dua rakaat sholat dhuha karena ia adalah sholat awwabin serta agar aku berpuasa tiga hari setiap bulan.” (HR. Ibnu Khuzaimah; shahih).

 

 

 

10. Mendapatkan keutamaan sebagai hamba yang juara (sukses)

Dari Abi Dzar ra, Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Bila engkau melaksanakan dua rekaat shalat Dhuha maka engkau tidak dicatat sebagai hamba yang lalai, atau empat rekaat maka engkau akan dicatat sebagai hamba yang muhsinin (berbuat baik), atau enam rakaat engkau akan dicatat sebagai hamba uang taat, atau delapan maka engkau akan dicatat sebagai hamba yang juara (Sukses), atau sepuluh maka pada hari ini dosamu tidak dicatat, atau dua belas rakaat maka Allah akan membangunkan rumah di surga”.

 

 

 

 

Keutamaan Dhuha Sebagai Gaya Hidup

Ada pun keutamaan sholat dhuha sebagai gaya hidup ialah sebagai berikut :

 

 

1. Merupakan kebiasaan yang sangat mulia

Mengerjakan sholat dhuha setiap hari adalah sebuah kebiasaan yang sangat mulia. Hal ini juga yang akan membuat kehidupan kita terasa lebih teratur. Karena mempriotitaskan amalan kebaikan daripada melakukan sesuatu yang mubah.

 

 

 

2. Tercatat sebagai orang yang tidak lalai

Orang yang mengerjakan dua rakaat sholat dhuha akan tercatat sebagai orang yang tidak lalai. Sebagaimana disampaikan dari Abi Dzar ra, Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

“Bila engkau melaksanakan dua rekaat shalat Dhuha maka engkau tidak dicatat sebagai hamba yang lalai, atau empat rekaat maka engkau akan dicatat sebagai hamba yang muhsinin (berbuat baik), atau enam rakaat engkau akan dicatat sebagai hamba uang taat, atau delapan maka engkau akan dicatat sebagai hamba yang juara (Sukses), atau sepuluh maka pada hari ini dosamu tidak dicatat, atau dua belas rakaat maka Allah akan membangunkan rumah di surga”.

 

 

 

 

3. Mendapatkan keutamaan sebagai hamba yang taat

Orang yang mengerjakan enam rakaat sholat dhuha akan tercatat sebagai hamba yang taat. Sebagaimana disampaikan dari Abi Dzar ra, Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

“Bila engkau melaksanakan dua rekaat shalat Dhuha maka engkau tidak dicatat sebagai hamba yang lalai, atau empat rekaat maka engkau akan dicatat sebagai hamba yang muhsinin (berbuat baik), atau enam rakaat engkau akan dicatat sebagai hamba uang taat, atau delapan maka engkau akan dicatat sebagai hamba yang juara (Sukses), atau sepuluh maka pada hari ini dosamu tidak dicatat, atau dua belas rakaat maka Allah akan membangunkan rumah di surga”.

 

 

 

 

4. Membuat tubuh menjadi sehat

Bukan hanya sholat dhuha namun juga sholat yang lainnya pun dapat membuat tubuh menjadi sehat. Disebabkan karena gerakan-gerakan dalam sholat sangatlah bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Yakni salah satunya adalah mampu melancarkan aliran darah dan lain sebagainya.

 

 

 

5. Dapat menenangkan pikiran dan jiwa

Mengerjakan sholat dhuha dapat menangkal stress yang mungkin timbul dalam kegiatan sehari-hari. Ketegangan akan lenyap ketika kita melakukan gerakan sholat, karena hal itu membuat tubuh mengeluarkan hormone enkafalin dan endorphin (hormon yang membuat seseorang merasa senang). Terlebih bila mengerjakannya setiap hari.

 

 

 

 

Keutamaan Sholat Dhuha Bagi Kesehatan

Keutamaan sholat dhuha bagi kesehatan sama halnya dengan sholat-sholat lainnya. Karena dalam sholat dhuha terdapat gerakan sholat yang sama seperti sholat lainnya. Oleh sebab itu, sholat dhuha bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut ini di antara keutamaan sholat dhuha bagi kesehatan :

 

 

1. Pengganti olahraga

Sholat dhuha yang dikerjakan pada pagi hari yakni pada waktu matahari mulai meninggi membuatnya menjadi pengganti olahraga. Tentu bukan olahraga biasa, melainkan dengan mengerjakan gerakan-gerakan sholat yang sama manfaatnya untuk kesehatan tubuh.

 

 

 

2. Dapat membuat pernapasan menjadi lancar dan teratur

Tabiratul ihram dalam sholat memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh. Yakni dapat membuat pernapasan menjadi lancar dan teratur. Selain itu pula, otot kedua tangan serta bahu pun akan berkontraksi sehingga membuat otot menjadi lebih kuat dan kencang.

 

 

 

3. Aliran darah menjadi lancar

Gerakan ruku dalam sholat akan membuat aliran darah pada bagian tubuh atas akan terasa lebih lancar. Dan pada gerakan sholat ini pula, otot di sekitar punggung hingga pantat akan mengalami kontraksi.

 

 

 

4. Dapat memaksimalkan fungsi kedua otak manusia

Manfaat gerakan sujud dalam sholat apabila dilakukan dengan benar maka akan menyebabkan aliran darah ke kepala akan mengalir dengan optimal. Sehingga beberapa penelitian menyimpulkan bahwa gerakan sujud ini dapat memaksimalkan fungsi kedua otak manusia, yaitu otak kanan dan otak kiri.

 

 

 

5. Dapat mencegah penyakit linu atau nyeri pada bagian kaki

Gerakan duduk dalam sholat, di mana pantat dan paha bertumpu pada bagian kaki bawah dapat mencegah penyakit linu atau nyeri pada bagian kaki. Terlebih bila dilakukan dengan benar dan teratur.

 

 

 

6. Peredaran darah menjadi lancar

Gerakan salam dalam sholat ang dilakukan dengan cara memutar kepala ke kanan dank e kiri dengan maksimal, masing-masing hanya satu kali saja dapat membuat otot di bagian leher akan lebih terlatih dan kencang serta melancarkan peredaran darah.

 

 

 

7. Dapat menenangkan pikiran dan jiwa

Mengerjakan sholat dhuha dapat menangkal stress yang mungkin timbul dalam kegiatan sehari-hari. Ketegangan akan lenyap ketika kita melakukan gerakan sholat, karena hal itu membuat tubuh mengeluarkan hormone enkafalin dan endorphin (hormone yang membuat seseorang merasa senang).

 

 

 

 

8. Membersihkan wajah

Secara logika, semakin sering seseorang mengerjakan sholat maka wajahnya pun akan semakin sering terkena air wudhu. Maka dengan begitu pula wajah yang dibasuh dengan air wudhu akan selalu terjaga kebersihannya.

 

 

 

9. Menguatkan otot kedua tangan

Manfaat gerakan tabiratul ihram dalam sholat dhuha dapat membuat otot kedua tangan serta bahu akan berkontraksi sehingga membuat otot-otot menjadi lebih kuat dan kencang.

 

 

 

10. Mengoptimalkan aliran darah ke kepala

Gerakan sujud, yakni gerakan meletakkan bagian kepala ke alas lantai, hingga dahi dan ujung hidung menyentuh alas lantai. Dan jari-jari kaki dibengkokkan serta kedua telapak tangan juga menyentuh alas lantai.

Gerakan ini bermanfaat untuk mengoptimalkan aliran darah ke kepala. Sehingga beberapa penelitian menyimpulkan bahwa gerakan sujud ini dapat memaksimalkan fungsi kedua otak manusia, yaitu otak kanan dan otak kiri. Banyaknya keutamaan sholat dhuha semoga dapat memotivasi kita agar senantiasa mengamalkannya setiap hari. Sekaligus dapat menjadi tabungan amal kita kelak di akhirat nanti.

 

Semoga artikel ini dapat bermanfaat!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Don\'t Copy the Content is protected by Copyright!!
%d bloggers like this: