Inilah 25+ Keutamaan Bulan Ramadhan yang Banyak Orang Tidak Tahu!

Keutamaan Bulan Ramadhan – Hallo sahabat muslimin dan muslimat yang berkati oleh Allah Swt. Terimakasih telah berkunjung pada halaman berikut ini yang menyajikan wawasan- wawasan dan sajian islami yang semoga bvermanfaat bagi soabt Juraganesia sekalian.

Pada topik berikut ini adalah tentang keutamaan bulan ramadhan. Seberapa pentingkah bulan ramadhan bagimu? Ramadhan adalah bulan ke sembilan dalam penanggalan hijriyah. Salah satu bulan yang istimewa pula bagi umat muslim seluruh dunia. Pada bulan Ramadhan, seluruh umat muslim melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Pada bulan Ramadhan pula terdapat banyak sekali keistimewaan-keistimewaan yang sangat luar biasa. Selain daripada itu, ada banyak sekali keutamaan bulan Ramadhan yang mungkin saja tidak banyak orang lain ketahui. Anda penasaran? Sama saya juga. Langsung saja berikut ini liputannya!

 

 

 

Contents

Pengertian Bulan Ramadhan Menurut Bahasa Dan Istilah

Sebelum membahasnya lebih jauh, kita perlu tahu apa sebenarnya bulan Ramadhan itu, yakni apa arti dari kata Ramadhan itu sendiri. Sebab bisa jadi kita masih belum benar-benar mengetahui apa arti dari kata tersebut.

Ramadhan berasal dari akar kata dalam bahasa Arab ramidha atau arramadh yang berarti panas terik matahari yang intens dan kering, terutama tanah. Selain itu dari akar kata yang sama ada ramdhaa yang berarti pasir terjemur dan pepatah terkenal: “Kal Mustajeer Minar Ramadhaa binnar” artinya, “Untuk melompat keluar dari penggorengan ke dalam api.”

Dalam sebuah hadits Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam mengatakan: “Shalat Dhuha adalah ketika unta muda dapat merasakan panas matahari pagi.” Maka dengan demikian, Ramadhan disebut untuk menunjukkan sensasi panas di perut akibat kehausan.

Selain itu juga dinamakan demikian seba Ramadhan menghapus dosa-dosa. Beberapa yang lain mengatakan bahwa dinamakan demikian karena hati dan jiwa lebih mudah menerima nasihat dan mengingat Allah Ta’ala selama bulan Ramadhan, yakni seperti pasir dan batu yang mudah menerima panas matahari. Mereka, para perumus bahasa yang indah ini mungkin telah terinspirasi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam penamaan bulan Ramadhan ini.

Apabila tidak demikian maka hubungan antara panas dan sifat adalah secara ajaib mirip dengan Ramadhan. Sedangkan panas merupakan hal yang membantu bentuk, bentuk dan cetakan hampir setiap hal, dari logam dan plastik, untuk tanaman dan sel-sel hidup. Ramadhan pasti membantu serius membentuk orang beriman, membentuk kembali, reformasi dan memperbaharui disposisi fisik dan spiritual dan perilaku.

 

 

 

 

Fungsi dan Tujuan Adanya Bulan Ramadhan

Terkait fungsi dan tujuan adanya bulan Ramadhan adalah tidak terlepas dari bagaimana kita memaknai bulan Ramadhan itu sendiri. Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan ragam kebaikan, keutamaan dan keberkahan.

Hal ini yang harus dipahami setiap muslim sebagai makna bulan suci Ramadhan. Ibadah puasa yang diwajibkan ketika bulan Ramadhan yakni sebagai salah satu wasilah untuk meraih ketaqwaan (QS. 2:183)

Selain itu, puasa Ramadhan pula adalah perisai penghalang dari godaa hawa nafsu dan benteng yang kokoh dari siksa api neraka. Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Puasa (Ramadhan) merupakan perisai dan benteng yang kokoh dari siksa api neraka.” (HR. Ahmd dan al-Baihaqi)

 

 

 

 

Peristiwa Nuzul Alquran Pada Bulan Ramadhan

Peristiwa Nuzul Al-Qur’an atau peristiwa diturukannya Al-Quran yakni terjadi pada bulan Ramadhan. Tepatnya pada Lailatul Qadar. Terdapat lima pendapat mengenai pengertian lailatul qadar :

Pertama, al qadr berarti mulia (agung), sebagaimana dalam firman Allah Ta’ala :

 

وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ

“Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya” (QS. Az Zumar: 67). Sehingga lailatul qadr berarti malam yang mulia. Inilah pendapat Az Zuhri.

Kedua, al qadr berarti sempit, sebagaimana terdapat dalam firman Allah Subhanahu wa Ta’al :

 

وَمَنْ قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ

“Dan orang yang disempitkan rezkinya” (QS. Ath Tholaq: 7). Lailatul qadar berarti malam yang penuh sesak karena saat itu malaikat-malaikat turun di muka bumi. Inilah pendapat Al Kholil bin Ahmad.

Ketiga, yakni pendapat Ibnu Qutaibah bahwa al qadr berarti hukum. Keempat, sebab pada saat itu diturunkan kitab yang penuh kemuliaan, diturunkan rahmat dan turun pula malaikat yang mulia. Maka inilah beberapa pendapat yang disebut oleh Ibnul Jauzi dalam Zaadul Masiir, 9 : 182.

Ibnul ‘Arabi rahimahullah mengatakan bahwa bisa jadi makna lailatul qadar adalah malam penuh kemuliaan, bisa pula maknanya adalah malam penetapan takdir. Dan yang terakhir ini lebih mendekati benar karena mengingat firman Allah lainnya,

 

فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah” (QS. Ad Dukhon: 4), maksud ayat ini adalah ditetapkannya takdir. Di antara kemuliaan malam tersebut adalah diturunkannya Al Qur’an secara sekaligus ke langit dunia. Lihat Ahkamul Qur’an, 4: 472.

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah berkata, “Disebut lailatul qadar karena kemuliaan dan keutamaan malam tersebut di sisi Allah. Pada malam tersebut ditetapkan berbagai perkara yang akan terjadi pada satu tahun, yaitu ditetapkan ajal, rezeki, dan berbagai takdir.” (Taisir Al Karimir Rahman, hal. 931).

Ada pun bahwasannya Allah Ta’ala menurunkan Al-Qur’an pada Lailatul Qadar. Mala mini yakni malam yang diberkahi sebagaimana disebutkan dalam ayat yang lain,

 

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi” (QS. Ad Dukhon: 3). Malam yang diberkahi yang dimaksud di sini adalah Lailatul Qadar yang terdapat di bulan Ramadhan. Karena Al Qur’an itu diturunkan di bulan Ramadhan seperti disebut dalam ayat,

 

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran ” (QS. Al Baqarah: 185).

Terdapat riwayat dari Ibnu ‘Abbas yang menjelaskan mengenai nuzulul Qur’an, yaitu waktu diturunkannya permulaan Al Qur’an. Ibnu ‘Abbas berkata,

 

أنزل الله القرآن جملة واحدة من اللوح المحفوظ إلى بيت العِزّة من السماء الدنيا، ثم نزل مفصلا بحسب الوقائع في ثلاث وعشرين سنة على رسول الله صلى الله عليه وسلم

“Al Qur’an secara keseluruhan diturunkan dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di langit dunia. Lalu diturunkan berangsur-angsur kepada Rasul -shallallahu ‘alaihi wa sallam- sesuai dengan peristiwa-peristiwa dalam jangka waktu 23 tahun.” (HR. Thobari, An Nasai dalam Sunanul Kubro, Al Hakim dalam Mustadroknya, Al Baihaqi dalam Dalailun Nubuwwah. Hadits ini dishahihkan oleh Al Hakim dan disetujui oleh Adz Dzahabi. Ibnu Hajar pun menyetujui sebagaimana dalam Al Fath, 4: 9).

Sebagaimana Syaikh As Sa’di rahimahullah berkata, “Allah itu menjadikan permulaan turunnya Al Qur’an adalah di bulan Ramadhan di malam Lailatul Qadar.” (Taisir Al Karimir Rahman, hal. 931).

 

 

 

10 Manfaat Bulan Ramadhan Bagi Para Muslimin

Mengingat bulan Ramadhan adalah bulan suci yang penuh dengan keberkahan. Maka pastilah terdapat keutamaan serta manfaat yang sangat luar biasa bagi umat muslim. Beberapa manfaat bulan Ramadhan bagi para muslimin ialah sebagai berikut :

 

1. Puasa Ramadhan dapat melatih diri untuk menjadi pribadi yang lebih sabar

Pada bulan Ramadhan, kita diwajibkan untuk melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh. Yakni bukan hanya menahan lapar dan haus saja, melainkan menahan segala godaan-godaan serta menghindari hal-hal yang membatalkan puasa dan mengurangi pahala puasa. Maka berpuasa di bulan Ramadhan juga merupakan bentuk pelatihan diri untuk menjadi pribadi yang lebih sabar.

 

 

 

2. Mencapai derajat ketaqwaan sebagai seorang hamba

Selain menjalani ibadah puasa, terdapat pula amalan-amalan di bulan Ramadhan yang dapat kita lakukan untuk menambah pahala di bulan nan suci ini. Dengan demikian hal ini dapat membuat kita mencapai pada derajat ketaqwaan sebagai seorang hamba, yakni dengan cara selalu mengisi hari-hari dengan beribadah kepada Allah Ta’ala.

 

 

 

3. Dapat melatih diri untuk menjadi lebih bersyukur

Dengan adanya bulan Ramadhan, kita dapat melatih diri untuk menjadi lebih bersyukur. Yakni dengan cara menjalankan ibadah puasa. Ikut merasakan penderitaan saudara-saudari kita di luar sana yang kekurangan makanan, sehingga dengan begitu kita akan menjadi lebih bersyukur. Serta tergerak hatinya untuk saling berbagi satu sama lain.

 

 

 

4. Waktu untuk lebih peduli terhadap sesama

Bila di waktu selain bulan Ramadhan, seringkali kita acuh tak acuh terhadap orang lain. Namun dengan adanya bulan Ramadhan seolah perasaan itu tiba-tiba lenyap, sebab atmosfir bulan Ramadhan membuat keimanan seseorang meningkat. Sehingga menyadarkannya untuk lebih peduli terhadap sesama.

 

 

 

 

5. Dapat mempererat tali silaturahmi

Selain menjalani ibadah puasa, kita juga akan menjalani ibadah sholat tarawih setelah selesai sholat isya. Ibadah sholat tarawih secara berjamaah dapat membuat tali silaturahmi seolah menguat kembali. Sebab pada waktu sholat tarawih, kita akan bertemu dengan saudara semuslim di masjid.

 

 

 

6. Terbentuk sebuah kebiasaan diri untuk berhati-hati dalam bertindak

Bulan Ramadhan juga dapat membentuk sebuah kebiasaan dalam diri kita untuk senantiasa berhati-hati dalam bertindak. Sebab pada bulan suci ini, kita akan sekuat tenaga untuk menahan hawa nafsu dan berhati-hati untuk berperilaku agar tidak membatalkan atau merusak pahala puasa. Dan hal ini akan terus dilakukan selama satu bulan, sehingga kemungkinan terbentuk sebuah kebiasaan diri untuk berhati-hati.

 

 

 

7. Memengaruhi kesehatan tubuh

Ibadah puasa di bulan Ramadhan juga dapat sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Alih-alih menahan lapar dan haus setiap hari, namun hal itu justru sangat baik untuk organ-organ tubuh. Pasalnya organ dalam tubuh dapat sejenak beristirahat ketika kita berpuasa dan hal tersebut justru sangat mendukung kesehatan tubuh.

 

 

 

 

8. Dapat melatih diri untuk hidup sederhana

Sekali pun sebelum berbuka, keinginan kita seolah tidak terkontrol. Namun pada kenyataannya ketika waktu berbuka tiba, kita hanya dapat mengonsumsi makanan dan minuman secukupnya. Hal ini berlanjut pada waktu berbuka keesokan harinya.

Maka kebiasaan seperti ini pula yang dapat melatih kita untuk senantiasa hidup seperlunya. Yakni hidup sederhana sesuai dengan dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam.

 

 

 

9. Dapat melatih seseorang menjadi pribadi yang lebih menghargai waktu

Pada saat bulan Ramadhan, akan selalu ada perasaan semangat yang menggelora dalam hati setiap umat muslim untuk melakukan berbagai amalan-amalan kebaikan. Hal ini karena atmosfir bulan Ramadhan memang membuat semua umat muslim merasa bersemangat dalam menjalani ibadah.

Sehingga hal ini akan membuat seseorang menjadi pribadi yang lebih menghargai waktu. Seperti tidak ingin melewatkan walau satu detik pun dengan hal-hal yang tidak bermanfaat. Serta melakukan berbagai amalan untuk mengisi hari-hari.

 

 

 

10. Waktu untuk menjadi pribadi yang lebih baik

Bulan Ramadhan juga sering dimaknai sebagai sebuah waktu untuk berubah, yakni menjadi pribadi yang lebih baik. Seperti memutuskan untuk berhijab, meninggalkan ribawi, rajin sholat dan lain sebagainya.

 

 

 

 

10 Keistimewaan Bulan Ramadhan yang Harus Kamu Tahu!

Seringkali kita membahasa bahwa bulan Ramadhan adalah bulan istimewa bagi semua umat muslim. Sehingga tercipta sebuah perasaan bahagia ketika bulan nan suci ini datang. Berikut ini beberpa keistimewaan bulan Ramadhan :

 

 

1. Puasa Ramadhan merupakan rukun keempat dalam islam

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan asas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. “(Al-Baqarah : 183)

Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Islam didirikan di atas lima sendi, yaitu: syahadat tiada sembahan yang haq selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi hajike Baitul Haram. ” (Hadits Muttafaq ‘Alaih)

Puasa adalah salah satu sarana penting untuk mencapai taqwa serta salah satu sebab untuk mendapatkan ampunan dosa-doa, pelipatgandaan kebaikan dan pengangkatan derajat. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dala hadits yang disampaikan oleh Nabi:

“Puasa itu untuk-Ku dan Aku langsung membalasnya. Orang yang berpuasa mendapatkan dua kesenangan, yaitu kesenangan ketika berbuka puasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Tuhannya. Sungguh, bau mulut orang berpuasa lebih harum dari pada aroma kesturi.” (Hadits Muttafaq ‘Alaih). Serta sabda Nabi :

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. ” (Hadits Muttafaq ‘Alaih).

 

 

 

2. Bulan diturunkannya Al-Qur’an

Bulan Ramadhan adalah bulan di mana Al-Qur’an diturunkan. Yakni sebuah kalam Allah yang merupakan petunjuk bagi umat manusia dan berisi keterangan-keterangan tentang petunjuk dan pembeda antara yang haq dan yang bathil.

 

 

 

3. Bulan dilaksanakannya sholat tarawih

Pada bulan suci Ramadhan pula dilaksanakan sholat tarawih untuk mengikuti jejak Nabi, para sahabat dan Khulafaur Rasyidin. Sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam: “Barangsiapa mendirikan shalat malam Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah) niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. ” (Hadits Muttafaq ‘Alaih).

 

 

 

4. Terdapat sebuah malam yang mulia

Pada bulan Ramadhan terdapat sebuah malam yang sangat mulia yakni Lailatul Qadar. Kemuliaannya lebih baik daripada seribu bulan atau sama dengan 83 tahun 4 bulan. Adalah sebuah malam di mana pintu-pintu langit dibukakan, doa dikabulkan dan segala takdir yang terjadi pada tahun itu ditentukan.

Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam: “Barangsiapa mendirikan shalatpada Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala, dari Allah niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. ” (Hadits Muttafaq ‘Alaih).

 

 

 

5. Terjadi sebuah peristiwa besar

Telah terjadi sebuah peristiwa besar pada bulan ini pula yakni Perang Badar. Pada keesokan harinya Allah Ta’ala membedakan antara yang haq dan yang bathil, sehingga menanglah islam dan kaum muslimin serta hancurlah syirik dan kaum musyrikin.

 

 

 

6. Pembebasan kota Makkal Al-Mukarramah

Pada bulan ini pula telah terjadi pembebasan kota Makkah Al-Mukarramah dan Allah Ta’ala memenangkan Rasul-Nya sehingga masuklah manusia ke dalam agama Allah dengan berbondong-bondong dan Rasulullah menghancurkan syirik dan keberhalaan yang terdapat di kota Makkah dan Makkah pun menjadi negeri islam.

 

 

 

7. Surga Ar-Royyan sebagai ganjaran bagi yang berpuasa di bulan Ramadhan

Allah Ta’ala menyiapkan surga khusus bagi para ahli puasa, yakni surga Ar-Royyan.  Sebagaimana disampaikan dari Sahl bin Sa’d ra. bahwa Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya di surga ada satu pintu yang disebut Ar-Royan. Itulah pintu yang pada hari kiamat dikhususkan bagi orang-orang yang berpuasa.” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

 

 

8. Segala dosa-dosa diampuni

Pada bulan nan suci ini pula berlimpahnya ampunan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Alah hendak memberikan ampunanya kepada orang yang bersungguh-sungguh dalam mengharap ampunan dari-Nya, yakni orang-orang yang beriman dan mengerjakan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan.

 

 

 

9. Pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup serta setan-setan diikat

Keistimewaan lain dari bulan suci Ramadhan lainnya ialah pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup serta setan-setan diikat. Maka oleh sebab itu kita wajib memanfaatkan kesempatan ini untuk bertaubat kepada Allah Ta’ala.

 

 

 

10. Pahala dari setiap amalan dilipat gandakan

Allah Subhanahu wa Ta’ala menjanjikan sebuah pahala yang berlipat bagi setiap amal kebaikan yang dikerjakan pada bulan ini, khususnya yakni amal puasa dan umumnya amal-amal sunnah yang dikerjakan bersamanya.

 

 

 

 

5 Keutamaan Amalan yang Wajib Dilakukan Pada Bulan Ramadhan

Berikut ini di antara amalan-amalan pelebur dosa yang dapat dilakukan pada bulan Ramadhan :

 

1. Antara sholat lima waktu, bertemu dengan hari Jum’at dan bertemu dengan Ramadhan

Sebagaimana disampaikan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

 

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ

“Antara shalat yang lima waktu, antara jum’at yang satu dan jum’at berikutnya, antara Ramadhan yang satu dan Ramadhan berikutnya, di antara amalan-amalan tersebut akan diampuni dosa-dosa selama seseorang menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim no. 233).

 

 

 

2. Berpuasa di bulan Ramadhan

Amalan wajib yang harus kita lakukan pada bulan Ramadhan ialah berpuasa. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda.

 

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760).

 

 

 

3. Mengerjakan sholat tarawih (qiyam Ramadhan)

Sebagaimana disampaikan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

 

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan (shalat tarawih) karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).

 

 

 

4. Menghidupkan qiyamul lail atau sholat malam pada Lailatul Qadar

Sebagaimana disampaikan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda :

 

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melaksanakan shalat pada lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 1901).

 

 

 

5. Menunaikan zakat fitrah

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

 

فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلاَةِ فَهِىَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلاَةِ فَهِىَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang berpuasa dari kata-kata yang sia-sia dan kata-kata keji, dan juga untuk memberi makan pada orang miskin. Barangsiapa yang menunaikannya sebelum shalat maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud no. 1609 dan Ibnu Majah no. 1827. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

 

 

 

 

Cara Menyambut Bulan Ramadhan Yang Penuh Berkah

Cara terbaik untuk menyambut bulan Ramadhan ialah mempersiapkan diri. Sebab bulan Ramadhan adalah bulan suci nan berkah, maka sudah seharusnya kita mengisi waktu-waktu di bulan Ramadhan dengan amalan kebaikan.

Oleh sebab itu kita memerlukan ilmu untuk mengetahui hal apa saja yang harus dipersiapkan di bulan Ramadhan. Agar ibadah kita menuai manfaat, berfaedah dan tidak asal-asalan. ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz berkata,

 

مَنْ عَبَدَ اللهَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ مَا يُفْسِدُ أَكْثَرَ مِمَّا يُصْلِحُ

“Barangsiapa yang beribadah kepada Allah tanpa ilmu, maka dia akan membuat banyak kerusakan daripada mendatangkan kebaikan.”  (Al Amru bil Ma’ruf, hal. 15).

Kita juga harus pahami bahwa untuk mudah melakukan kebaikan di bulan Ramadhan, itu semua atas kemudahan Allah. Apabila kita terus pasrahkan pada diri sendiri, maka ibadah akan menjadi sulit untuk dijalani.

Oleh sebab itu, hendaklah kita banyak bergantung dan bertawakal pada Allah dalam menjalani ibadah di bulan Ramadhan. Serta terus memohon doa pada Allah agar kita mudah menjalankan berbagai bentuk ibadah di bulan Ramadhan.

 

 

 

Demikianlah pembahasan mengenai bulan Ramadhan. Mulai dari pengertiannya, manfaat bulan Ramdhan, keutamaan bulan Ramadhan hingga pada cara untuk menyambutnya. Semoga kita dapat sama-sama mengamalkannya pada bulan suci yang akan datang. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Don\'t Copy the Content is protected by Copyright!!
%d bloggers like this: