35+ Contoh Kata Kata Bijak Bahasa Jepang Terbaru!

Kata Kata Bijak Bahasa Jepang – Sama seperti bahasa-bahasa lainnya, bahasa Jepang pun memiliki sekumpulan kata-kata bijak yang menarik untuk kita ulik. Apalagi bagi kamu yang menyukai hal-hal berbau Jepang. Mempelajari kata kata bijak dalam bahasa Jepang membuat kamu semakin mengetahui lebih banyak mengenai Jepang, khususnya bahasa Jepang itu sendiri.

Kata Kata Bijak Bahasa Jepang

Kata Kata Bijak Bahasa Jepang – Juraganesia.net

Kata-kata bijak bisa diartikan sekumpulan huruf-huruf yang memiliki makna tertentu berdasarkan akal atau pemahamannya yang mendalam, berkata dan bertingkah laku secara benar serta menempatkan sesuatu pada tempat yang seharusnya.

Kata-kata bijak atau kotowaza termasuk ke dalam bentuk peribahasa. Kebanyakan berasal dari Cina, namun beberapa ada pula yang berasal dari sejarah Jepang, negara-negara asing atau telah dibuat dari bentuk yang lebih modern.

 

 

 

Contents

Belajar Kata Kata Bijak Bahasa Jepang

Kata-kata bijak dalam bahasa Jepang berisi pepatah kuno dari orang-orang terdahulu. Mengulik kata-kata bijak dalam bahasa Jepang akan lebih membuatmu mengerti bagaimana pola pikir orang-orang Jepang terdahulu.

Mempelajari kotowaza pun akan semakin membuat kosa kata bahasa Jepangmu semakin bertambah. Dengan begitu kemampuanmu dalam berbahasa Jepang akan jauh lebih meningkat dari sebelumnya.

Selain itu, pastinya kamu juga akan lebih termotivasi untuk melakukan sesuatu. Tidak hanya kata-kata bijak dalam bahasa Jepang, kata-kata bijak dalam bahasa asing lainnya pun pasti memiliki efek yang sangat besar bagi siapa pun yang membacanya.

 

 

 

Contoh Kata kata Bijak Bahasa Jepang Beserta Artinya

Kata Kata Bijak Bahasa Jepang

Kata Kata Bijak Bahasa Jepang – Juraganesia.net

Kata-kata bijak bahasa Jepang (kotowaza) merupakan salah satu bentuk peribahasa Jepang. Berikut ini contoh peribahasa Jepang:

 

 

 

1. 石の上にも三年 (Ishi no ue ni mo san-nen) = Tiga tahun duduk di atas batu

“Selama tiga tahun, duduk di atas batu yang sama akan membuat batu tersebut menjadi hangat. Setelah menghadapi masa-masa sulit, kesabaran akan membuahkan keberhasilan.”

 

 

 

2. 河童の川流れ (Kappa no kawa nagare) = Kappa hanyut di sungai

“Kappa merupakan makhluk legenda yang berwarna hijau dengan sebuah piring di atas kepalanya. Makhluk legenda itu pandai sekali berenang, namun masih bisa tenggelam. Begitu pun dengan seseorang yang sangat pandai sekalipun, ia masih bisa membuat kesalahan.”

 

 

 

3. 情けは人の為ならず (Nasake wa hito no tame narazu) = Kebaikan tidak hanya menguntungkan orang lain

“Kebaikan yang dilakukan terhadap orang lain, akhirnya akan menguntungkan diri sendiri. Dengan hati yang tulus dan bersungguh-sungguh berbaik hati kepada orang lain, akhirnya akan menerima keberuntungan.”

 

 

 

4. 猫に小判| (Neko ni koban) = Kucing diberi uang emas

“Seekor kucing tidak akan merasa senang sekalipun diberi uang emas, karena hal itu sama sekali tidak ada nilainya bagi kucing. Sama dengan memberikan hadiah barang yang sangat mahal, namun orang tersebut tidak mengerti kegunaan dari barang tersebut.”

 

 

 

5. 安物買いの銭失い (Yasumonogai no zeni ushinai) = Hilang uang karena barang murah

“Kualitas barang murah mungkin saja jelek dan cepat rusak, sehingga harus membeli barang yang baru untuk menggantikannya. Dibandingkan dengan barang yang lebih mahal, barang murah justru sering membuat rugi orang yang membelinya.”

 

 

 

6. 二人は犬猿の仲だから、隣同士の席にしないでください (Futari wa ken-en no naka dakara, tonari-doushi no seki ni shinaide kudasai)

Arti dari peribahasa ini adalah kedua orang itu bagaikan seekor anjing dan kucing (yang sering bertengkar), karena hal itu jangan ditempatkan di kursi yang bersebelahan.

 

 

 

7. 火の車 (Hi no kuruma) = gerobak berapi

Peribahasa ini bermakna keadaan keuangan yang sulit. Asal kalimatnya yakni keadaan terjepit karena tidak punya uang digambarkan sebuah gerobak terbakar yang membawa orang-orang berdosa ke neraka.

 

 

 

8. 我が家の台所は火の車です

Bentuk romajinya adalah sebagai berikut ‘Waga ya no daidokoro wa ‘hi no kuruma’ desu). Peribahasa yang satu ini memiliki arti keluarga dalam kesulitan keuangan.

 

 

 

9. 羽目を外す (Hame o hazusu)

Secara harfiah peribahasa ini berarti melepas papan dinding. Sementara secara makna adalah bersenang-senang sampai lupa diri. Peribahasa ini kurang jelas berasal dari kalimat apa, barangkali saking hebohnya, sampai papan dinding pun dilepas.

 

 

 

10. 羽目を外すのもいいけど、明日の仕事に響かないようにね

Bunyi peribahasa ini adalah ‘Hame o hazusu no mo ii kedo, ashita no shigoto ni hibikanai you ni ne’. Artinya, ‘boleh saja bersenang-senang begitu, tetapi jangan sampai memengaruhi pekerjaan besok ya.’

 

 

 

11. へそで茶を沸かす (Heso de cha o wakasu) = Mendidihkan teh dengan udel

Makna peribahasa ini adalah tertawa terbahak-bahak sampai tidak bisa berhenti karena sesuatu yang sangat lucu. Meskipun peribahasa ini kurang jelas asalnya dari kalimat apa, namun membayangkan orang yang memasak seceret teh dengan udelnya itu lucu juga ya?

 

 

 

12. 案ずるより産むが易し (Anzuru Yori Umu ga Anzuru Yasushi)

Secara harfiah berarti melahirkan seorang bayi lebih mudah daripada mengkhawatirkan tentang hal itu. Artinya ketakutan adalah lebih besar daripada bahaya, atau sebuah usaha terkadang lebih mudah dari yang dikhawatirkan.

 

 

 

13. 見ぬが花 (Minu gak hana)

Secara harfiah peribahasa ini berarti tidak melihat bunga. Makna sebenarnya adalah tidak seperti yang harapkan atau bisa juga kenyataan yang tidak sesuai dengan imajinasi.

 

 

 

14. 猫に小判  (Neko ni koban)

Kata Kata Bijak Bahasa Jepang

Kata Kata Bijak Bahasa Jepang – Juraganesia.net

Secara harfiah peribahasa ini berarti koin emas untuk kucing. Artinya adalah memberikan sesuatu yang bernilai atau berharga kepada penerima yang tidak menghargainya.

 

 

 

15. 七転び八起き

Bunyi peribahasa ini adalah ‘nana korobi ya oki’. Secara harfiah berarti jatuh tujuh, bangun delapan. Artinya yaitu apabila pada awalnya tidak berhasil, coba dan coba lagi.

 

 

 

16. 猿も木から落ちる (Saru mo Ki kara Ochiru)

Secara harfiah peribahasa ini berarti bahkan monyet pun jatuh dari pohon. Artinya semua orang bisa membuat kesalahan. Peribahasa ini juga bisa digunakan untuk memberi peringatan bahwa kebanggaan datang sebelum keruntuhan.

 

 

 

17. 十人十色 (Jūnin toiro)

Peribahasa ini dibentuk oleh empat karakter idiom. Secara harfiah berarti sepuluh orang, sepuluh warna. Artinya adalah setiap orang memiliki garis kehidupan atau nasib masing-masing.

 

 

 

18. 悪 因 悪 果 (Akuin akka)

Peribahasa ini secara harifah berarti penyebab yang jahat atau buruk akan menyebabkan hasil yang buruk pula. Artinya kejahatan akan menuai kejahatan yang lain.

 

 

 

19. 弱肉強食

Peribahasa yang dibentuk empat karakter idiom ini berbunyi ‘jaku niku kyō shoku’. Secara harfiah berarti lemah, daging; kuat, makan. Artinya yang terkuat adalah ia yang akan bertahan.

 

 

 

20. 人を見たら泥棒と思え (Hito wo mitara dorobou to omoe)

“Saat kamu melihat orang asing, berpikirlah bahwa kamu sedang melihat seorang pencuri.” Artinya yaitu  jangan percaya dengan orang asing atau orang yang tidak kamu kenal.

 

 

21. 弘法にも筆の誤り (Koubou ni mo fude no ayamari) = Setiap orang bisa melakukan kesalahan

 

22. 遅くとも、しないより増しである (Osokutemo, shinai yori mashi de aru) = Lebih baik terlambat, daripada tidak sama sekali

 

23. 亀の甲より年の功  (Kame no kou yori toshi no kou) = Pengalaman adalah guru yang paling baik

 

24. 意思あるところに道あり( Ishi aru tokoro ni michi ari) atau 精神一到何事か成らざらん (Seishin ittou nani goto kanarazaran) = Di mana ada kemauan, di situ ada jalan.

Kata Kata Bijak Bahasa Jepang

Kata Kata Bijak Bahasa Jepang – Juraganesia.net

25. 雄弁は銀、沈黙は金 (Yuuben wa gin, chinmoku wa kin)= Diam itu emas.

 

26. 有るは無いに勝る (Aru wa nai ni masaru) = Lebih baik melakukan sesuatu daripada tidak sama sekali.

 

27. 逢うは別れの始め (Au wa wakare no hajime) = Pertemuan adalah awal dari perpisahan.

 

28. 若い時は二度来ない (Wakai toki wa ni do konai) = Masa muda tak datang dua kali.

 

29. 盛年重ねて来たらず (Sei nen kasanete kitarazu) = Waktu yang telah berlalu tak bisa diputar ulang.

Kata Kata Bijak Bahasa Jepang

Kata Kata Bijak Bahasa Jepang – Juraganesia.net

30. 失敗は成功の基 => Shippai wa seikou no moto => Kegagalan awal dari keberhasilan.

 

 

 

31. Tabi no haji wa kakisute = Buang rasa malumu saat dalam perjalanan

Maksud dari peribahasa ini adalah tidak perlu merasa malu saat kamu berada jauh dari rumah. Bagi bangsa Jepang, sanksi sosial berupa rasa malu adalah salah satu ketakutan terbesar mereka. Hal itulah yang menyebabkan orang Jepang bisa berperilaku lebih bebas saat berada di luar negeri daripada di negara mereka sendiri.

 

 

 

32. Ko wo suteru yabu aredo, oya wo suteru yabu nashi = Ada rumpun bambu di mana kamu bisa membuang anakmu sendiri, tapi tidak ada untuk membuang orang tuamu

Maksud sebenarnya dari peribahasa ini adalah kewajiban terhadap orang tua jauh lebih besar daripada kewajiban pada anak. Asal muasal peribahasa ini dari praktek buang anak yang pernah terjadi di Jepang dulu.

 

 

 

33. 生き恥かくより、死ぬがまし

‘Iki hajikaku yori, shinu ga mashi’ berarti lebih baik mati daripada hidup menanggung malu. Peribahasa ini sangat mencerminkan orang Jepang. Mereka memiliki budaya malu yang sangat besar, oleh sebab itulah lahir budaya harakiri di sana.

 

 

 

34. Chiri mo tsumoreba yama to naru

Peribahasa bahasa Jepang yang satu ini sangat umum digunakan oleh kebanyakan orang. Arti peribahasa ini adalah sedikit demi sedikit, lama-lama akan menjadi bukit.

 

 

 

35. Uma no mimi ni nenbutsu

Peribahasa yang satu ini berarti masuk kuping kiri, keluar kuping kanan. Menunjukkan seseorang yang tidak mempan untuk dinasihati, karena setiap nasihat yang diberikan (masuk kuping kiri), selalu hilang atau tidak membekas (keluar kuping kanan).

 

Kata-kata bijak atau peribahasa bahasa Jepang sangat mencerminkan orang Jepang itu sendiri. Sehingga mempelajarinya akan membuat kita semakin tahu tentang karakter, budaya dan nilai moral bangsa Jepang.

Nah, Sobat Juraganers, itulah beberapa contoh kata kata bijak bahasa Jepang atau kotowaza yang bisa kamu pelajari. Tertarik untuk menguliknya lebih jauh lagi? Semoga artikel ini dapat bermanfaat, ya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Don\'t Copy the Content is protected by Copyright!!
%d bloggers like this: