Bacaan Doa Sholat Hajat Bahasa Arab |Arti, Latin, Lafaz Wirid, dan Keutamaanya!

Bacaan Doa Sholat Hajat – Hallo sahabat Juraganers khususnya generasi muslim millenials saat ini, semoga Rahmat dan Kuasa Allah Swt selalu mengiringi disetiap kehidupan kita, Amin. Pada topik artikel kali ini adalah tentang bacaan – bacaan doa yang berkaitan dengan sholat hajat.

Seberapa seringkah kamu melakukan sholat hajat? Jika ditinjau secara hukum fiqh, melaksanakan sholat hajat adalah sunnah.  Meskipun bukan sholat wajib, ada baiknya kita juga mengerjakan sholat-sholat sunnah lainnya. Amalan-amalan sunnah ini sebagai bentuk ibadah nafilah untuk memaksimalkan ibadah kita kepada sang khaliq (pencipta), Allah Subhanahu wa Ta’ala. 

Selain itu, sholat juga merupakan perantara bagi kita untuk berdoa kepada Allah Ta’ala. Untuk memohon segala sesuatunya hanya kepada-Nya. Salah satu sholat sunnah yang dapat kita kerjakan adalah sholat hajat.

Seringkali kita mendengar bahwa sholat hajat adalah sholat yang dikerjakan ketika kita memiliki keinginan atau hajat. Benarkah demikian? Adakah dalil yang menerangkan mengenai sholat hajat? Dan bagaimana doa sholat hajat yang shahih? Berikut ini kami rangkum beberapa hal mengenai sholat hajat.

 

 

 

 

Apa itu Sholat Hajat?

Pernahkah kamu sholat hajat? Apa itu sholat hajat menurut dirimu sendiri? Sholat hajat adalah sholat sunnah yang dikerjakan ketika memiliki hajat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atau pada sesama atau bahkan meminta kesembuhan dari suatu penyakit atau pun semisalnya. Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits dari Utsman bin Hunaif :

 

نَّ رَجُلاً ضَرِيرَ الْبَصَرِ أَتَى النَّبِيَّ فَقَالَ: ادْعُ اللهَ لِي أَنْ يُعَافِيَنِي. فَقَالَ: إِنْ شِئْتَ أَخَّرْتُ لَكَ وَهُوَ خَيْرٌ وَإِنْ شِئْتَ دَعَوْتُ. فَقَالَ: ادْعُهْ. فَأَمَرَهُ أَنْ يَتَوَضَّأَ فَيُحْسِنَ وُضُوءَهُ وَيُصَلِّىَ رَكْعَتَيْنِ وَيَدْعُوَ بِهَذَا الدُّعَاءِ: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِمُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ. يَا مُحَمَّدُ، إِنِّي قَدْ تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ لِتُقْضَى. اللَّهُمَّ فَشَفِّعْهُ فِيَّ

Seseorang yang buta datang kepada Nabi lalu mengatakan, “Berdoalah engkau kepada Allah untukku agar menyembuhkanku.” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Apabila engkau mau, aku akan menundanya untukmu (di akhirat) dan itu lebih baik. Namun, apabila engkau mau, aku akan mendo’akanmu.” Orang itu pun mengatakan, “Do’akanlah.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu menyuruhnya untuk berwudhu dan memperbagus wudhunya serta shalat dua rakaat kemudian berdoa dengan doa ini, “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan menghadap kepada-Mu dengan Muhammad Nabiyyurrahmah. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku menghadap kepada Rabbku denganmu dalam kebutuhanku ini agar ditunaikan. Ya Allah, terimalah syafa’atnya untukku.” (HR. Ibnu Majah no. 1385 dan Tirmidzi no. 3578. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Sholat hajat dilakukan kapan saja, baik siang mau pun malam. Terkecuali pada waktu yang terlarang untuk melakukan sholat, selain daripada itu kita dapat mengerjakan sholat hajat bahkan kita dapat langsung sesegera mungkin untuk mengerjakan sholat hajat ketika kita memiliki hajat.

Ada pun waktu terbaik untuk mengerjakan sholat hajat ialah pada waktu malam hari, yakni di sepertengah atau sepertiga malam. Hal ini karena kita akan lebih khusyu apabila mengerjakan sholat hajat pada malam hari. Jumlah rakaat sholat hajat yakni sebanyak 12 rakaat, yang masing-masing dilakukan 2 rakaat satu kali salam.

 

 

 

 

Mengapa Kita Melakukan Sholat Hajat?

Sebab tujuan penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka sudah seharusnya kita mengisi waktu yang diberikan oleh Allah Ta’ala hanya untuk beribadah kepada-Nya.

Mengingat manusia itu makhluk yang lemah dan terbatas, maka akan ada banyak sekali keinginan serta permohonan yang tidak dapat ia wujudkan dengan sendiri. Oleh sebab itu, manusia berdoa dalam sholatnya agar setiap permohonan dapat dikabulkan oleh Allah Ta’ala. Yakni salah satunya ialah mengerjakan sholat hajat. Mencurahkan segala keinginan dan permohonan hanya kepada-Nya.

 

 

 

 

Bacaan Doa Sholat Hajat Arab dan Latin

Setelah selesai mengerjakan sholat hajat, kita akan memanjat doa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Selain mencurahkan segala keinginan kepada-Nya, kita juga dapat memanjatkan doa-doa seperti berikut ini :

 

1. Doa yang Pertama

 

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِمُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ. يَا مُحَمَّدُ، إِنِّي قَدْ تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ لِتُقْضَى. اللَّهُمَّ فَشَفِّعْهُ فِيَّ

ALLAHUMMA INNII AS ALUKA WA ATAWAJJAHU ILAIKA BIMUHAMMADIN NABIYYIRROHMATI. YAA MUHAMMADU, INNII QOD TAWAJJAHTU BIKA ILAA ROBBII FII HAA JATII HADZIHI LITUQDHO. ALLAHUMMA QOSYAFFI’HU FIYYA.

 

 

 

2. Doa yang Kedua

 

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، أَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لاَ تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلاَّ قَضَيْتَهَا، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

LAA ILAHA ILLALLAHULHALIIMULKARIIMU, SUBHAA NALLAHI ROBBIL ’ARSYIL ’ADZIM, ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIINA, AS ALUKA MUU JIBAA TI ROHMATIKA WA ‘AZAA IMA MAGHFIROTIKA WALGHONIIMATI MIN KULLI BIRRIN WASSALAA MATA MIN KULLI ITSMIN, LAA TADA’ LII DANBAN ILLA GHOFARTAHU WA LAA HAMMIN ILLA FARROJTAHHU WA LAA HAA JATU HIYA LAKA RIDHON ILLA QODHOITAHAA, YAA ARHAMARROHIMIIN

 

 

 

 

Arti Terjemahan Doa Sholat Hajat

Ada pun arti terjemahan doa sholat hajat ialah sebagai berikut :

 

1. Doa yang Pertama

 

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِمُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ. يَا مُحَمَّدُ، إِنِّي قَدْ تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ لِتُقْضَى. اللَّهُمَّ فَشَفِّعْهُ فِيَّ

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan menghadap kepada-Mu dengan Muhammad Nabiyyurrahmah. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku menghadap kepada Rabbku denganmu dalam kebutuhanku ini agar ditunaikan. Ya Allah, terimalah syafa’atnya untukku.”

 

 

 

2. Doa yang Kedua

 

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، أَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لاَ تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلاَّ قَضَيْتَهَا، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

“Tidak ada sesembahan yang benar melainkan Allah yang Maha Penyantun dan Mahamulia, Mahasuci Allah Rabb Arsy yang agung, segala puji millik Allah Rabb sekalian alam, aku memohon kepada-Mu hal-hal yang menyebabkan datangnya rahmat-Mu, dan yang menyebabkan ampunan-Mu serta keuntungan dari tiap kebaikan dan keselamatan dari segala dosa. Janganlah Engkau tinggalkan pada diriku dosa kecuali Engkau ampuni, kegundahan melainkan Engkau berikan jalan keluarnya, tidak pula suatu kebutuhan yang Engkau ridhai melainkan Engkau penuhi, wahai Yang Maha Penyayang di antara penyayang.”

 

 

 

 

Manfaat dan Keutamaan Membaca Doa Sholat Hajat

Di antara manfaat dan keutamaan membaca doa sholat hajat ialah agar doa-doa yang kita panjatkan dapat dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, terlepas berdoa dalam bahasa apa pun tidak memengaruhi sebab Allah Maha Mengetahui.

Selan itu, berdoa juga merupakan bukti bahwa manusia adalah makhluk yang tidak berdaya. Maka dengan berdoa, kita menggantungkan segala pengharapan hanya kepada-Nya. Dari situlah akan timbul sebuah sikap tawal kepada Allah, yakni menerima dan mensyukuri segala sesuatu yang nantinya akan didapatkan.

Berdoa juga merupakan interaksi hamba kepada Tuhannya. Maka dengan berdoa, kita dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala serta akan merasakan ketenangan yang tidak pernah dirasakan selain berinteraksi dengan-Nya.

Demikianlah pembahasan mengenai sholat hajat, bacaan doa sholat hajat hingga manfaat dan keutamaan membaca doa sholat hajat. Semoga dengan pengetahuan ini kita senantiasa mengamalkannya di waktu sholat hajat. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Don\'t Copy the Content is protected by Copyright!!
%d bloggers like this: