50+ Contoh Pantun Tentang Nasehat, Cinta, Agama, Teka Teki, Lengkap!

Contoh Pantun – Sebagai salah satu materi dalam pembelajaran bahasa Indonesia, istilah pantun tentu sudah tidak asing lagi di telinga kita. Sejak di bangku sekolah dasar, kita sudah dikenalkan dengan salah satu jenis puisi lama yang satu ini.

Contoh Pantun

Contoh Pantun – Juraganesia.net

Di era modern seperti sekarang ini karya sastra berupa pantun kurang begitu diminati. Selain itu, perkembangannya pun sangat lambat dibandingkan karya sastra lainnya. Namun  meskipun begitu, bukan berarti kita harus membatasi ilmu pengetahuan kita tentang pantun itu sendiri

Pada saat ini, pantun masih terus dipelajari di bangku sekolah dan dikenalkan kepada para pelajar. Untuk mengetahuinya lebih jauh lagi, pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai pengertian pantun, jenis-jenis pantun hingga contoh-contohnya.

 

 

 

Pengertian Pantun Menurut Bahasa dan Istilah

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa menurut istilah, pantun adalah salah satu jenis puisi lama yang memiliki ciri-ciri atau aturan tertentu. Di antara puisi lama lainnya yaitu seperti gurindam, syair dan mantra.

Secara bahasa, pantun berasal dari bahasa Minangkabau, yaitu dari kata patuntun yang berarti “petuntun”. Dalam beberapa bahasa tertentu, pantun memiliki perbedaan nama. Seperti dalam bahasa Jawa dikenal sebagai parikan, bahasa Sunda dikenal sebagai paparikan, dan dalam bahasa Batak dikenal sebagai umpasa (baca: uppasa).

Pada awalnya, pantun diungkapkan secara lisan, namun seiring berjalannya waktu kini pantun semakin berkembang dan telah diungkapan secara tertulis.

 

 

Fungsi dan Tujuan dari Pantun

Sebagai salah satu karya sastra, keberadaan pantun tidak serta-merta ada begitu saja. Pantun memiliki fungsi atau tujuan yang sangat berarti. Khususnya bagi diri kita sendiri dan umumnya bagi masyarakat luas.

Dalam ruang lingkup bahasa, peran pantun adalah sebagai alat pemelihara bahasa. Yakni menjaga fungi kata dan menjaga alur berpikir pada diri seseorang. Pantun dapat melatih seseorang untuk berpikir tentang makna kata sebelum berujar. Selain itu, pantun juga melatih seseorang untuk berpikir asosiatif, bahwa suatu kata memiliki kaitan dengan kata yang lain.

Dalam ruang lingkup yang lain, yakni secara sosial, pantun memiliki fungsi pergaulan yang kuat. Seseorang yang berpantun, menunjukkan kemampuan dalam berpikir cepat dan bermain kata-kata.

 

 

Ciri- Ciri Bahasa Pantun

Pantun memiliki ciri-ciri tertentu yang membedakan dengan karya-karya sastra lainnya. Berikut ini ciri-ciri dari pantun:

1. Memiliki bait

Pantun terbentuk atas bait-bait. Setiap bait dalam pantun disusun oleh baris-baris. Satu bait pantun terdiri dari 4 baris.

 

 

 

2. Ketentuan kata

Setiap baris dalam pantun terdiri dari 8 sampai dengan 12 suku kata. Setiap baris terdiri dari 4 sampai 6 kata.

 

 

 

3. Bagian-bagian pantun

Dua baris pertama dalam pantun adalah sampiran, dan dua baris terakhir adalah isi. Memiliki rima a-b-a-b atau a-a-a-a.

 

 

Unsur- Unsur yang Terkandung Dalam Pantun

Pantun terdiri atas unsur-unsur yang membentuknya. Unsur-unsur ini membentuk struktur fisik dalam pantun tersebut. Di antaranya seperti diksi, bahasa kiasan, imaji dan bunyi (rima dan irama).

Contoh Pantun

Contoh Pantun – Juraganesia.net

1. Diksi

Diksi adalah pemilihan kata yang tepat dan selaras dalam penggunaannya. Bertujuan untuk mengungkapkan gagasan seperti yang diharapkan. Pemilihan kata dalam pantun yang lahir pada zaman modern, seringkali dihubungkan dengan berbagai sarana dan prasana yang mutakhir.

 

 

 

2. Bahasa Kiasan

Pantun seringkali menggunakan bahasa kiasan. Apa itu bahasa kiasan? Bahasa kiasan adalah gaya bahasa yang digunakan oleh seorang pelantun untuk mengungkapkan sesuatu secara tidak langsung, atau memiliki makna tersirat. Biasanya berupa peribahasa atau ungkapan tertentu.

 

 

 

3. Imaji

Imaji dihasilkan dari pemilihan kata atau diksi dan bahasa kiasan dalam pembuatan sebuah pantun. Hal ini akan menghasilkan gambaran yang diciptakan secara tidak langsung oleh seorang pelantun. Maka, sesuatu yang digambarkan seolah-olah dapat dilihat, didengar atau dirasa.

 

 

 

4. Bunyi (Rima dan Irama)

Salah satu unsur yang sangat menonjol dalam sebuah pantun adalah adanya bunyi yang terdiri dari rima dan irama. Rima adalah unsur pengulangan bunyi pada pantun, sementara irama adalah naik turunnya suara secara teratur.

Selain untuk memperindah pantun, unsur bunyi juga bertujuan agar pendengar lebih mudah mengingat serta mengimplementasikan pesan moral dan spiritual yang terdapat dalam teks pantun.

 

Jenis- Jenis Pantun yang Ada

Ada banyak sekali jenis-jenis pantun. Setiap jenisnya berisi tema yang berbeda-beda. Misalnya seperti pantun nasehat yang berisi larangan, nasehat, himbauan dan teguran. Tentunya masih banyak lagi contoh pantun lainnya. Berikut ini jenis-jenis pantun lainnya:

 

 

 

10 Contoh Pantun Nasehat Terbaik!

Pantun nasehat berisi nasehat atau nilai moral, larangan, himbauan dan teguran. Pantun ini juga dikenal dengan sebutan pantun penuntun yang biasanya dibuat untuk menyebarluaskan nilai-nilai budi pekerti atau ajaran kebaikan. Berikut ini contoh pantun nasehat.

Contoh Pantun

Contoh Pantun – Juraganesia.net

Ayahku seorang petani
Punya sawah punya ladang
Mari belajar hari ini
Agar masa depan lebih gemilang

 

Ikut lomba tapi kalah
Lalu pulang dengan hati kesal
Saat muda rajin sekolah
Saat tua tidak akan menyesal

 

Tukang kayu mencari palu
Tukang bicara mencari kata
Hendaklah kita punya malu
Agar selalu ingat jangan berdusta

 

Pergi ke desa melihat wayang
Lalu pulang menonton akrobat
Istri patuh suami penyayang
Menjadi berkah hingga akhirat

 

Cepat bergegas untuk bertemu
Bertemu sambil membawa gulali
Kaya harta miskin ilmu
Tentulah merugi sama sekali

 

Liburan seru di kota Blitar
Tak ingin pulang terburu-buru
Jika diri jadi pintar
Berterimakasihlah kepada guru

 

Ke luar kota menjual tabung
Tabung dijual lalu dibeli lagi
Jangan lupa rajin menabung
Agar kau kelak tidak merugi

 

Nelayan laut menjual Tuna
Terjual banyak tidak terkira
Jika hati teman gundah gulana
Dihibur saja agar riang gembira

 

Buah kenari dan buah mangga
Di dalam karung ada sepuluh
Agar orang tuamu bangga
Jadilah kamu anak penurut

 

Mainan baru membuncah hati
Mainan rusak adik tangisi
Berilmu itu harus rendah hati
Semakin merunduk tanda kau berisi

 

 

10 Contoh Pantun Teka Teki, Kocak!

Pantun teka-teki berisi sebuah pertanyaan ringan berupa teka-teki. Berikut ini contoh pantun teka-teki.

Contoh Pantun

Contoh Pantun – Juraganesia.net

Jalan-jalan ke Ciracas
Jangan lupa membeli padi
Jika engkau memang cerdas
Binatang apa tanduk di kaki?
(Jawaban : ayam)

 

Pergi ke pasar membeli nanas
Tidak lupa membeli semangka
Bentuknya bulat bikin panas
Benda apakah namanya?
(Jawaban : matahari)

 

Janganlah kamu suka mengolok
Bisa-bisa rugi akhirnya
Ada daun tak punya pokok
Setiap bangunan memilikinya?
(Jawaban : pintu)

 

Pergi ke sawah menanam benih
Tidak lupa cangkul dibawa
Wajah hitam isinya putih
Manis rasanya seperti gula?
(Jawaban : manggis)

 

Jalan-jalan ke kota Kediri
Tidak lupa membawa sisir
Bentuknya besar terbuat dari besi
Bisa berjalan di atas air
(Jawaban : kapal)

 

Pergi ke kota naik taksi
Sambil jalan-jalan keliling kota
Punya dua sayap terbuat dari besi
Benda apakah namanya?
(Jawaban : pesawat)

 

Jalan-jalan ke pasar malam
Naik wahana sampai lelah
Saat kecil berbaju hitam
Sudah besar bajunya merah
(Jawaban : cabai merah)

 

Ke sekolah naik sepeda
Kayuh kencang di jalanan
Bentuk kotak keluar suara
Benda apakah itu gerangan?
(Jawaban : radio)

 

Buah melon buah nangka
Dijual di pasar buah-buahan
Coba jawab wahai saudara
Makin diisi semakin ringan?
(Jawaban : balon)

 

 

10 Contoh Pantun Agama!

Latar belakang terbentuknya pantun agama adalah karena pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sering dijadikan media untuk menyampaikan ajaran agama pada zaman dahulu. Berikut ini contoh pantun agama.

Contoh Pantun

Contoh Pantun – Juraganesia.net

Sebuah daun ujungnya basah
Basah karena embun senoktah
Awali hari dengan Basmallah
Akhiri hari dengan Hamdallah

 

Asam kandis asam gelugur
Kedua ayam si riang-riang
Menangis mayat di pintu kubur
Terkenang badan tidak sembahyang

 

Ke Baitullah di tanah suci
Datang ke sama minta selamat
Tuhan Allah yang maha suci
Jangan dilupakan setiap saat

 

Tiada bumi tanpa udara
Bumi-lah tempat kita berada
Tiada Tuhan selain Dia
Nabi Muhammad itu Rasul-Nya

 

Ingatlah surya di pagi hari
Niscaya engkau ingat sinarnya
Ingatlah Dia di dalam hati
Niscaya hati tidak gulana

 

Sayang-sayang buah kepayang
Buah kepayang hendak dimakan
Manusia hanya boleh merancang
Kuasa Allah menentukan

 

Pak Kulup anak juragan
Mati dicarun muntahkan darah
Hidup di dunia banyak dugaan
Kepada Allah kita berserah

 

Tante Mayang tetangga jaksa
Membeli bubur dikasih laksa
Tidak sembahnyang tidak puasa.
Di dalam kubur mendapat siksa.

 

Siapa telah asah belati
Berarti dia pemilik pisau
Siapa jauh dari Illahi
Hidupnya akan selalu kacau

 

Barang siapa menggelar tikar
Maka dirinya tengah liburan
Barang siapa selalu sabar
Maka dirinya disayang Tuhan

 

 

10 Contoh Pantun Tentang Cinta

Jenis pantun lainnya adalah pantun cinta. Sesuai dengan namanya pantun cinta berisi ungkapan perasaan cinta atau kasih sayang pada seseorang. Berikut ini beberapa contoh pantun cinta.

Contoh Pantun

Contoh Pantun – Juraganesia.net

Di sana gunung di sini gunung
Di tengah – tengahnya pohon jati
Betapa hatiku sedang terbingung
Menunggu jawaban si jantung hati

 

Tutup jendela pintu dikunci
Hendak tidur karena letih
Cintaku ini selalu suci
Meski rambutku telah memutih

 

Jemur dulu baju piyama
Buat hadiah untuk pesta
Tidur makan kita bersama
Hidup sendiri aku tak bisa

 

Tumbuh indah daun selasih
Dipetik untuk para penari
Mari kita memadu kasih
Kasih suci slalu beseri

 

Putih melayang si burung nuri
Pergi terbang di pohon kenari
Kasih sayangku amatlah murni
Seperti embun di pagi hari

 

Patah dahan disambungkan
Jangan lupa direkatkan
Kepada Tuhan kita mohonkan
Agar cepat disatukan

 

Satu satu ditambah dua
Dua dua dikurang tiga
Aku dan kamu hidup bersama
Sekarang esok dan slamanya

 

Bunyi jantung tanda debaran
Ingin bertanya tetapi malu
Ku menunggu penuh harapan
Sudikah engkau menerimaku

 

Pucuk di awan melmban mesra
Akar berjumpa di perut bumi
Bertemu kita tanpa suara
Adakah cinta mulai bersemi?

 

Mencari bunga di tengah taman
Terlihat mawar ku ambil saja
Wahai kanda yang gagah dan tampan
Ku siap dilamar kapan pun saja

 

 

10 Contoh Pantun Tentang Persahabatan

Berdasarkan isinya, pantun persahabatan hampir sama dengan pantun cinta, yakni berisi sebuah ungkapan perasaan cinta dan kasih sayang. Pantun persahabatan menunjukkan perasaan sayang dan kesolidaritasan dalam ikatan persahabatan. Berikut ini contoh pantun persahabatan.

Contoh Pantun

Contoh Pantun – Juraganesia.net

Jalan-jalan ke kota sama paman
Eh ternyata Cuma beli sikat
Dari sekian banyak teman
Cuman engkau yang paling dekat

 

Beli paku, untuk memaku
Potong kuku, sebelum memakunya
Kelemahanku, adalah kelebihan sahabatku
Kelebihanku, adalah sebagian kehebatannya

 

Kalau pergi jangan lupa uang saku
Daripada nanti jadi kelaparan
Kau selalu membangunkanku
Dari keterpurukan dan kesedihan

 

Pergi bernyanyi di dekat taman
Bernyanyi bersama dengan si pragia
Hai kawan pandailah berteman
Tuk hidup tentram bahagia

 

Panas-panas makan buah mangga

Dimakan bersama dengan kawan-kawanmu

Kamu memang jauh dari sempurna

Tapi aku bangga menjadi sahabatmu

 

Yang bernyawa pastilah mati

Dan takkan bisa hidup sepanjang waktu

Engkaulah sahabat sejati semati

Yang selalu ada untuk aku

 

Masak air sampai mendidih

Masaknya sama Kak Adi

Jangan kamu berlaga sedih

Akan ada sahabat yang menemani

 

Malam ini tampak terang cahaya bulan

Terlihat melintas ke arah barat

Kamu mungkin punya banyak teman

Tapi belum tentu punya banyak sahabat

 

Awan mendung hujan akan turun
Hujan turun membawa rahma
Jagalah ikatan persahabatan
Persahabatan kita semua

 

Di hutan ada harimau
Harimau makan kangguru
Hidupku sepi tanpa dirimu
Tanpamu sahabat terbaikku

 

Pergi ke pasar bersama Ibu
Di pasar membeli sepatu
Jika kamu memang sahabatku
Jangan kamu dustai aku

 

 

10 Contoh Pantun Tentang Kesehatan

Pantun kesehatan berisi sebuah himbauan atau informasi mengenai kesehatan yang bertujuan agar kita yang membaca atau mendengar pantun tersebut bias tergerak hatinya untuk senantiasa memerhatikan kesehatan. Berikut ini contoh pantun kesehatan.

Contoh Pantun

Contoh Pantun – Juraganesia.net

Jika pergi ke Pulau Madura

harus lewat sebuah selat

Rajinlah berolahraga

Agar tubuh menjadi sehat

 

Wakil raja disebut patih

Melihat pesawat di dalam hanggar

Perbanyaklah minum air putih

Agar tubuh selalu bugar

 

Pergi ke sawah menanam ketan

Setelah hari Kamis, itu Jumat

Rajinlah makan sayur-sayuran

Agar tubuh menjadi sehat

 

Pergi mudik ke Tasikmalaya

Naik bis bareng si sayang

Merokok itu berbahaya

Duit habis nyawa melayang

 

Pergi mancing di seberang lautan

jangan lupa membawa pengait

Jangan suka jajan sembarangan

awas nanti perutmu melilit

 

Hari lebaran makan ketupat

Makannya di rumah Adi

Jika ingin sehat dan kuat

Harus makan-makanan yang bergizi

 

Sore hari main petak umpet
Kalau main tak boleh usil
Marilah hidup sehat
Sehat itu amat mahal

 

Mancing di sungai dapat ikan pari

Ikan dimakan bersama teman

Jika rajin membersihkan diri

Badan jauh dari kuman

 

Ibu di belakang sedang menjahit

Menjahit baju untuk lebaran

Agar tidak tertular penyakit

Cuci tangan sebelum makan

 

Kumpul keluarga di idul fitri
Tak lupa juga makan sepotong ketupat
Mari bersama menjaga diri
Agar badan tak diserang penyakit

 

Demikianlah pembahasan kita kali ini mengenai jenis-jenis pantun lengkap beserta contoh pantunnya. Bagaimana Sahabat Juraganers, menarik sekali bukan karya sastra jenis puisi lama yang satu ini?

Selain beberapa contoh pantun di atas, Sahabat Juraganers juga bias mencoba untuk membuat pantun berdasarkan ketentuan yang telah kita bahas sebelumnya. Tertarik untuk mencoba dan melantunkannya? Semoga artikel ini bermanfaat!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Don\'t Copy the Content is protected by Copyright!!
%d bloggers like this: