Contoh Kalimat Homonim

Contoh Kalimat Homonim – Apakah kamu pernah membaca atau mendengar  sebuah kata dalam bahasa Indonesia yang memiliki ejaan dan lafal yang sama? Kata-kata tersebut termasuk ke dalam bentuk homonim.

Contoh Kalimat Homonim

Contoh Kalimat Homonim – Juraganesia.net

Dalam bahasa Indonesia, ada banyak sekali homonim-hominim yang seringkali di dengar dalam kehidupan sehari-hari. Bagi Sahabat Juraganesia pembelajar bahasa, terutama bahasa Indonesia, penting sekali untuk mempelajari homonim ini, lho.

Pada artikel ini kali, kita akan membahasa mengenai hominim. Mulai dari pengertian homonim, fungsi  homonim dan untuk memahami homonim lebih mudah, kita juga akan membahas contoh-contoh homonim dalam sebuah kalimat.  Berikut ini penjelasannya.

 

 

 

Contents

Pengertian Kalimat Homonim Menurut Bahasa dan Istilah

Contoh Kalimat Homonim

Contoh Kalimat Homonim – Juraganesia.net

Menurut bahasa, homonim berasal dari bahasa Yunani, yakni homos yang berarti  ‘sejenis’ atau ‘sama’ dan onuma yang berarti ‘nama’. Secara umum istilah homonim ini mengacu pada kata atau istilah yang memiliki pelafalan dan pengejaan sama namun memiliki makna berbeda.

Sementara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, istilah homonim adalah sebuah kata yang memiliki ejaan (tulisan) dan lafal (pengucapan) yang sama, tetapi memiliki makna yang berbeda. Hal ini karena kata tersebut berasal dari sumber yang berlainan.

 

 

Fungsi dan Tujuan Mempelajari Kalimat Homonim

Secara singkat dapat diartikan bahwa homonim adalah suatu kata yang memiliki ejaan dan lafal yang sama namun berbeda dari segi maknanya. Itu berarti homonim sangat penting untuk dipelajari agar dapat memahami makna sebenarnya dari sebuah kalimat.

Selain itu, mempelajari kalimat homonim juga bertujuan agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam memahami sebuah kalimat. Oleh karena itu, mengetahui dan mempelajari homonim bahasa Indonesia sangat penting sekali.

 

 

 

Cara Membuat Kalimat Homonim yang Gampang dan Mudah

Contoh Kalimat Homonim

Contoh Kalimat Homonim – Juraganesia.net

Untuk membuat kalimat homonim, kamu perlu memahami makna homonim itu sendiri. Sehingga tidak salah menempatkan dan kalimat menjadi rancu. Setelah memahami homonim dengan baik dan memilih kata yang tepat, selanjutnya padupadankan ke dalam sebuah kalimat.

Perhatikan susunan katanya agar menjadi sebuah kalimat yang baik dan benar. Kalimat yang baik dan benar, akan lebih mudah menyampaikan maksud yang sebenarnya. Gunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia untuk diksi yang baik dan benar.

Misalnya kata muka yang bisa bermakna wajah dan depan. Selanjutnya, masukkan kata tersebut ke dalam sebuah kalimat sebagai berikut:

“Muka mbak Dewi memerah karena malu saat berpidato di muka umum untuk pertama kalinya.”

 

 

 

45 Contoh Kalimat Homonim dalam Bahasa Indonesia, Kamu Harus Tahu!

Contoh Kalimat Homonim

Contoh Kalimat Homonim – Juraganesia.net

Agar memahaminya lebih mudah, berikut ini beberapa contoh kalimat homonim dalam bahasa Indonesia yang harus kamu tahu!

1. Rapat (pertemuan & berdekatan )

Para peserta rapat bulanan karang taruna Desa Gayamsari itu duduk rapat di kursi panjang yang terbuat dari kayu jati.

 

 

2. Bisa (racun & dapat )

Bisa ular king cobra itu bisa membunuh orang setiap yang terkena gigitannya.

 

 

3. Genting (atap & awat )

Suasana di sekitar rumah besar dengan genting merah itu sedang genting sekali karena perang yang tak kunjung usai.

 

 

4. Malang (nasib & kota)

Malang sekali diriku ini menjadi salah satu jomblo ngenes di kota Malang yang dingin ini.

 

 

5. Hak (bagian sepatu & milik)

Hak sepatu merah wanita itu patah saat menuruni tangga selepas memberikan sambutan pada pertemuan hak asasi manusia di Bandung.

 

 

6. Buku (ruas & buku;kertas )

Aneka kerajinan dari buku bambu ini aku pelajari dari buku yang kupinjam dari perpustakaan sekolah.

 

 

7. Muka (wajah & depan)

Muka mbak Dewi memerah karena malu saat berpidato di muka umum untuk pertama kalinya.

 

 

8. Beruang (banyak uang & hewan)

Para pengusaha yang beruang tidak segan-segan membeli hewan langka seperti beruang untuk di pelihara.

 

 

9. Bango (burung & merk kecap)

Sembari melihat sekumpulan burung bango di ladang, Rudi disuruh ibunya membeli kecap bango di warung.

 

 

10. Kali (sungai & berlipat)

Agus menyeberang kali memakai sampan, dan hampir beberapa kali ia tegelincir.

 

 

11. Selang (rentang waktu & saluran air)

Beberapa waktu lalu ayah telah membeli 5 selang sebagai saluran air di rumah, selang beberapa hari, selang tersebut sudah bocor kembali.

 

 

12. Jarak (antara & jenis tumbuhan)

Jarak antara rumah Andi dan Romy dipisahkan oleh beberapa tumbuhan liar seperti jarak, dan mahoni.

 

 

13. Hati (organ tubuh & perasaan)

Hati merupakan organ vital di dalam tubuh manusia, sebagaimana hati manusia yang dapat merasakan kesedihan serta kebahagiaan.

 

 

14. Palu (alat bangunan & kota)

Pak tukang membeli palu di kota Palu.

 

 

15. Padang (terang & kota)

Keindahan kota Padang terlihat lebih padang jika di lihat dari atas menara.

 

 

16. Gelar (pangkat & diselenggarakan)

Di Jakarta hari ini digelar Pesta Olah raga Nasional untuk menentukan siapa yang berhak membawa gelar juara.

 

 

17. Bulan (satelit & bagian dari tahun)

Pada bulan Agustus, bulan akan terlihat sangat terang karena tidak ada mendung yang mengahalanginya.

 

 

18. Alas (dasar & hutan)

Kita harus menggunakan alas kaki sebelum kita memasuki hutan (alas) yang sangat lebat.

 

 

19. Salam (bumbu masakan & ucapan)

Salam adalah salah satu bumbu masakan yang sangat khas, sementara salam adalah sapaan orang-orang keteika mereka saling bertemu atau saling berhadapan.

 

 

20. Layar (tampilan & bagian dari perahu tradisional)

Layar yang terdapat di peragu tradisional merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sebuah prahu, begitupun layar pada HP Android yang merupakan bagian vital dari sebuah smartphone.

 

 

21. Training (latihan & celana panjang)

Ketika menjalani training tentang pelatihan mengemudi, kami diwajibkan untuk memakai celana training.

 

 

22. Kompleks (perumahan & rumit)

Menyusuri jalanan kompleks perumahan daerah memang sangat membingungkan, hal ini dikarenakan jalanan yang ada begitu kompleks dan banyak tikungan.

 

 

23. Garing (kering & tidak lucu)

Sambil makan kerupuk yang garing, ada salah satu teman yang melontarkan lelucon namun terkesan garing karena tidak ada yang tertawa

 

 

24. Busa (gelembung dari air & bahan Kasur)

Busa yang terdapat di dalam kasur akan mengeluarkan banyak busa ketika sedang di cuci.

 

 

25. Semi (tumbuh kembali & hampir/setengah)

Tumbuhan jati telah kembali semi ketika musim menginjak semi penghujan.

 

 

26. Kursi (jabatan & tempat duduk)

Para pejabat negara berebut kursi jabatan, seperti halnya murid TK yang berebut kursi tempat duduk.

 

 

27. Rubah (diganti & hewan)

Rubah sekarang sudah hampir punah, karena sudah banyak habitatnya yang dirubah.

 

 

28. Jago (hewan & terampil)

Dia sangat jago memperagakan ilmu silatnya, seperti ayam jago yang pandai bertarung.

 

 

29. Tikung (berbelok  arah & dihianati)

Jalan yang banyak tikungan memang sangat menyebalkan, seperti hal nya jika kita ditikung teman sendiri.

 

 

30. Cokelat (warna & buah)

Buah cokelat memang nikmat, apalagi jika buahnya sudah berwarna coklat ketuaan.

 

 

31. Lega (perasaan puas & luas)

Saya sudah sangat lega dapat berkunjung di stadion paling lega di Indonesia, yaitu stadion Bung Karno.

 

 

32. Jatuh (dari atas ke bawah & tiba)

– Bulan puasa jatuh pada pertengahan bulan Agustus.
– Pak Bambang jatuh dari pohon mangga

 

 

33. Jangka (alat ukur & selang waktu)

Dia pergi berpamitan untuk membeli jangka untuk mengerjakan PR Matematikanya, dalam jangka waktu beberapa lama, ia tak juga kembali.

 

 

34. Masker (perawatan kulit & penyaring udara kotor)

– Dia memakai masker untuk perawatan kulitnya.
– Dia memakai masker untuk menyaring udara kotor.

 

 

35. Mata (panca indra & pekerjaan utama)

Mataku perih terkena debu jalanan.
– Sebagian besar mata pencaharian penduduk desa ini adalah sebagai petani.

 

 

36. Daun (bagian dari pohon & bagian telinga luar) Tangga (tumpuan untuk naik turun & urusan kehidupan dalam sebuah rumah)

– Fani sedang menyapukan daun-daun yang berserakan di halaman.
– Karena terkena pukulan keras oleh temannya, daun telinga Rio itu sobek.

 

 

37. Tangga (tumpuan untuk naik turun & urusan kehidupan dalam sebuah rumah)

– Sari menunggu Andi di tangga, sedangkan Andi masih berada di kelas.
– Sarah semakin mahir memasak setelah berumah tangga.

 

 

38. Tanggal (copot & penanggalan hari)

– Gigi adikku baru tanggal dua buah kemarin.
– Dian akan hadir di acara pernikahan temannya tanggal 10 Januari.

 

 

39. Raut (rupa & jenis pisau)

Raut wajahnya tiba-tiba murah ketika melihat foto itu.
– Fatih menggunakan pisau raut untuk meruncingkan pensilnya.

 

 

40. Kepala ( bagian tubuh manusia & pemimpin)

Kepalaku sakit sekali karena terbentur pintu.
– Sejak bulan lalu, SMP 4 memiliki kepala sekolah baru bernama pak Tedi.

 

 

41. Kijang (nama binatang & jenis mobil)

Kijang termasuk binatang pemakan rumput.
– Hana dan keluarganya pergi ke Jakarta menggunakan mobil kijang.

 

 

42. Masker (perawatan kulit & penyaring udara kotor)

– Dia memakai masker untuk perawatan kulitnya.
– Dia memakai masker untuk menyaring udara kotor.

 

 

43. Gigi (alat pengunyah makanan & sebuah band)

– Pak Tono sudah lama menderita sakit gigi.
– Sebuah band ibu kota yang bernama Gigi akan mengguncang Semarang malam ini.

 

 

44. Jatuh (dari atas ke bawah & tiba)

– Bulan puasa jatuh pada pertengahan bulan Agustus.
– Pak Bambang jatuh dari pohon mangga

 

 

45. Tanggal (copot & penanggalan hari)

– Gigi adikku baru tanggal dua buah kemarin.
– Dian akan hadir di acara pernikahan temannya tanggal 10 Januari.

 

 

 

Manfaat Mempelajari Kalimat Homonim

Contoh Kalimat Homonim

Contoh Kalimat Homonim – Juraganesia,net

Adapun manfaat dari mempelajari kalimat homonim adalah menghindari adanya kesalahpahaman dalam menangkap maksud sebenarnya dari kalimat yang ada. Sebab homonim adalah suatu kata yang memiliki ejaan dan lafal yang sama, namun berbeda makna. Jika tidak memerhatikan secara saksama, kemungkinan akan terjadi kesalahpahaman.

Selain itu, kita juga perlu memerhatikan susunan kata pada kalimat itu sendiri. Agar dapat menentukkan makna sebenarnya dari homonim yang membentuk kalimat tersebut. Mempelajari homonim akan menambah pengetahuan kita terhadap bahasa Indonesia.

 

 

 

Kesimpulan:

Maka dapat disimpulkan bahwa homonim berasal dari bahasa Yunani, yakni homos yang berarti  ‘sejenis’ atau ‘sama’ dan onuma yang berarti ‘nama’. Secara umum istilah homonim ini mengacu pada kata atau istilah yang memiliki pelafalan dan pengejaan sama namun memiliki makna berbeda.

Mempelajari homonim bertujuan agar dapat memahami makna sebenarnya dari sebuah kalimat. Serta menghindari terjadinya kesalahpahaman dalam memahami sebuah kalimat. Oleh karena itu, mengetahui dan mempelajari homonim bahasa Indonesia sangat penting sekali.

 

Nah, bagaimana Sahabat Juraganesia, ternyata bahasa Indonesia itu sangat kaya sekali ya? Ada banyak sekali jenis kata yang menarik untuk dipelajari, salah satunya adalah homonim.  Selain contoh kalimat homonim di atas, kamu juga bisa membuat kalimat homonim sendiri menggunakan homonim yang kamu ketahui.

Mempelajari bahasa memang menyenangkan. Pengetahuan bahasa membuat kita dapat lebih mudah berkomunikasi dengan orang lain. Semoga pembahasan pada artikel kali ini mengenai homonim dapat bermanfaat ya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Don\'t Copy the Content is protected by Copyright!!
%d bloggers like this: