Ternyata Begini Cara Sholat Hajat yang Sempurna, Kamu Sudah Tahu?

Cara Sholat Hajat – Hallo sahabat Juraganer yang senantiasa dicintai oleh Allah Swt. Terimakasih telah menyempatkan dirimu untuk membaca pada laman artikel ini. Pada artikel kali ini, kita akan coba membahas seputar tata cara sholat hajat yang mungkin ada sebagian kalangan dari kita yang belum mengetahuinya. Semoga bermanfaat!

Selain sholat wajib, seperti sholat fardhu lima waktu, ada beberapa sholat sunnah yang baik bila kita laksanakan. Yakni salah satu di antaranya adalah shalat hajat. Shalah sunnah yang dilakukan ketika seseorang memiliki hajat, baik pada Allah Ta’ala mau pun pada sesama.

Shalat hajat pun dapat dilakukan untuk meminta kesembuhan dari suatu penyakit dan masih banyak lagi. Lalu adakah dalil yang menegaskan tentang sholat hajat? Berikut ini penjelasannya.

 

 

 

Dalil yang Menegaskan Tentang Sholat Hajat

Shalat hajat merupakan shalat sunnah yang dilakukan ketika memiliki hajat pada Allah Subhanahu wa Ta’ala, atau pada sesama atau bahkan meminta kesembuhan dari suatu penyakit misalnya.

Sebagaimana penjelasan dalam hadits dari Utsman bin Hunaif :

 

نَّ رَجُلاً ضَرِيرَ الْبَصَرِ أَتَى النَّبِيَّ فَقَالَ: ادْعُ اللهَ لِي أَنْ يُعَافِيَنِي. فَقَالَ: إِنْ شِئْتَ أَخَّرْتُ لَكَ وَهُوَ خَيْرٌ وَإِنْ شِئْتَ دَعَوْتُ. فَقَالَ: ادْعُهْ. فَأَمَرَهُ أَنْ يَتَوَضَّأَ فَيُحْسِنَ وُضُوءَهُ وَيُصَلِّىَ رَكْعَتَيْنِ وَيَدْعُوَ بِهَذَا الدُّعَاءِ: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِمُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ. يَا مُحَمَّدُ، إِنِّي قَدْ تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ لِتُقْضَى. اللَّهُمَّ فَشَفِّعْهُ فِيَّ

Seseorang yang buta datang kepada Nabi lalu mengatakan, “Berdoalah engkau kepada Allah untukku agar menyembuhkanku.” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Apabila engkau mau, aku akan menundanya untukmu (di akhirat) dan itu lebih baik. Namun, apabila engkau mau, aku akan mendo’akanmu.” Orang itu pun mengatakan, “Do’akanlah.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu menyuruhnya untuk berwudhu dan memperbagus wudhunya serta shalat dua rakaat kemudian berdoa dengan doa ini, “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan menghadap kepada-Mu dengan Muhammad Nabiyyurrahmah. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku menghadap kepada Rabbku denganmu dalam kebutuhanku ini agar ditunaikan. Ya Allah, terimalah syafa’atnya untukku.” (HR. Ibnu Majah no. 1385 dan Tirmidzi no. 3578. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

 

 

 

Cara Sholat Hajat yang Baik dan Benar

Cara sholat hajat sama seperti sholat lainnya. Yakni diawali dengan niat, lalu diakhiri dengan salam. Hanya saja yang berbeda adalah jumlah rakaatnya. Jumlah rakaat keseluruhan shalat hajat ialah 12 rakaat, yang masing-masing dilakukan 2 rakaat satu kali salam.

Shalat hajat ialah shalat sunnah yang dilakukan ketika menginginkan sesuatu seperti memohon perlindungan, kesembuhan dan lain sebagainya, maka pada saat setelah shalat hajat ada pula doa-doa yang dapat dibaca.

 

 

 

Bacaan Sholat hajat dan Artinya

Bacaan sholat hajat sama dengan bacaan sholat lainnya. Yang terpenting ialah niat untuk melakukan shalat hajat itu sendiri. Karena menurut kaidah fiqih secara umum menyebutkan bahwa setiap amalan harus diawali dengan niat.

Niat itu berada dalam hati, yakni dengan cara menghadirkan keinginan dan kesiapan untuk melaksanakan sholat hajat. Adapun secara lisan ialah sebagai berikut:

 

USHOLLI SUNNATAL HAAJATI RAK’ATAINI LILLAHI TA’ALA

Artinya: “Aku (niat) sholat sunat ajat 2 rakaat karen Allah Ta’ala”

Lalu setelah itu, melaksanakan shalat hajat sebagaimana shalat yang lainnya. Membaca doa iftitah, surat alfatihah, surat-surat pendek Al-Qur’an hingga berakhir pada salam. Adapun membaca surat-surat pendek, lebih baik bila pada rakaat pertama membaca surat Al-ikhlas dan rakaat kedua membaca bacaan ayat kursi. Namun selain itu, kita juga dapat membaca surat-surat lainnya di Al-Qur’an

Karena sholat hajat ialah sholat sunnah yang dilakukan ketika memiliki hajat, maka ada baiknya setelah selesai sholat kita memanjatkan doa-doa yang dapat diamalkan. Di antaranya adalah sebagai berikut:

 

1. Doa yang Pertama

 

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِمُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ. يَا مُحَمَّدُ، إِنِّي قَدْ تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ لِتُقْضَى. اللَّهُمَّ فَشَفِّعْهُ فِيَّ

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan menghadap kepada-Mu dengan Muhammad Nabiyyurrahmah. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku menghadap kepada Rabbku denganmu dalam kebutuhanku ini agar ditunaikan. Ya Allah, terimalah syafa’atnya untukku.”

 

 

 

2. Doa yang Kedua

 

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، أَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لاَ تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلاَّ قَضَيْتَهَا، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

“Tidak ada sesembahan yang benar melainkan Allah yang Maha Penyantun dan Mahamulia, Mahasuci Allah Rabb Arsy yang agung, segala puji millik Allah Rabb sekalian alam, aku memohon kepada-Mu hal-hal yang menyebabkan datangnya rahmat-Mu, dan yang menyebabkan ampunan-Mu serta keuntungan dari tiap kebaikan dan keselamatan dari segala dosa. Janganlah Engkau tinggalkan pada diriku dosa kecuali Engkau ampuni, kegundahan melainkan Engkau berikan jalan keluarnya, tidak pula suatu kebutuhan yang Engkau ridhai melainkan Engkau penuhi, wahai Yang Maha Penyayang di antara penyayang.”

 

 

 

Waktu Terbaik Melakukan Sholat hajat Ialah Ketika…

Sebenarnya shalat hajat dapat dilakukan kapan saja. Baik siang mau pun malam. Hanya saja jangan pada waktu yang terlarang untuk melakukan shalat, maka selain itu kita dapat melaksanakan shalat hajat dan apabila memiliki hajat dapat sesegera mungkin untuk melaksanakan shalat sunnah ini.

Lalu adakah waktu terbaik untuk melakukan sholat hajat? Waktu yang paling baik untuk berdoa dan memohon kepada Allah Ta’ala ialah pada malam hari, yakni sepertengah atau sepertiga malam. Hal ini karena kita akan lebih khusyu bila melaksanakan shalat hajat pada malam hari.

Maka kita dapat melakukan sholat hajat pada malam hari, baik di sepertengah atau sepertiga malam. Agar mendapatkan waktu yang terbaik untuk memohon dan berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas apa yang kita inginkan.

 

 

 

Kegunaan dan Manfaat Sholat hajat

Kegunaan dan juga manfaat dari melaksanakan shalat hajat ialah sangat banyak. Sebagai salah satu ibadah sunnah, maka mengerjakannya pun berbuah pahala. Namun selain itu, kegunaan atau manfaat sholat hajat ialah dapat membuat perasaan menjadi tenang.

Serta dapat menambah keimanan kita kepada Allah Ta’ala, karena dengan melaksanakan shalat hajat itu membuktikan bahwa kita adalah makhluk yang lemah dan tidak berdaya, maka dengan berdoa dan memohon, menyandarkan segala keinginan dan harapan hanya kepada Allah.

Selain itu juga dapat memperkuat rasa tawakal terhadap ketetapan dan keputusan yang Allah buat serta yakin bahwa yang Allah berikan kepada orang yang melaksanakan shalat hajat ialah jawaban yang terbaik dari segala doa yang dipanjatkan.

Terlepas dari hal itu semua, niatkanlah bahwa melaksanakan sholat hajat semata-mata hanya untuk beribadah kepada Allah Ta’ala. Semata-mata ingin mendekatkan diri kepada Allah dan mencurahkan segala isi hati, yakni keinginan dan juga hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

 

Demikianlah pembahasan mengenai sholat hajat yang sangat baik bila kita kerjakan. Karena manusia selalu mempunyai keinginan dan juga doa, maka kita dapat memanjatkannya ketika sholat hajat. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Don\'t Copy the Content is protected by Copyright!!
%d bloggers like this: