[Hits] Ternyata Begini Cara Belajar Bahasa Jepang, Dijamin Paling Mudah!

Cara Belajar Bahasa Jepang – Hallo Sahabat Juraganesia pecinta bahasa asing, sebelumnya kami ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar- besarnya telah mengunjungi laman artikel kali ini. Semoga bermanfaat bagi sobat Juraganers sekalian.

Semua orang tahu bahwa bahasa Jepang adalah salah satu bahasa tersulit di dunia. Namun hal ini tidak bisa memungkiri keberadaan bahasa Jepang sebagai bahasa asing yang banyak dipelajari oleh khususnya orang Indonesia.

Tentu hal ini tidak terjadi tanpa alasan yang berarti. Mengingat ada banyak manfaat mempelajari bahasa Jepang. Di antara manfaat yang bisa didapatkan bila seseorang memiliki kemampuan berbahasa Jepang adalah mampu bersinergi dalam banyak hal, tentu saja dalam cakupan yang lebih luas. Terlebih jika hal itu berkaitan dengan Jepang itu sendiri.

Apalagi bagi Anda yang memang mempunyai keinginan untuk melanjutkan pendidikan atau bekerja di negara Jepang, tentu saja kemampuan berbahasa Jepang harus Anda miliki. Agar dapat beradaptasi pada banyak hal yang nantinya akan Anda temui di sana.

 

 

 

Apakah Bahasa Jepang Itu Sulit?

Keberadaan bahasa Jepang yang menarik dan unik mampu memikat hati banyak orang sehingga memiliki keinginan untuk mempelajarinya. Namun beberapa orang justru merasa down ketika baru saja menemui sebuah kesulitan pada saat mempelajari bahasa Jepang. Terlebih pada segi penggunaan hurufnya yang rumit apalagi huruf kanji.

Kesulitan dalam bahasa Jepang memang terletak pada penggunaan huruf-hurufnya. Apalagi huruf kanji yang memiliki cara baca yang unik dan berbeda, membuat tantangan tersendiri bagi mereka yang mempelajarinya. Namun tahukah Anda bahwa ternyata tata bahasa, pengucapan dan percakapan dasar dalam bahasa Jepang ternyata cukup mudah untuk dipelajari.

Meskipun demikian, mengingat bahasa Jepang adalah salah satu bahasa tersulit di dunia. Maka penting bagi kita untuk mengetahui cara belajar bahasa Jepang yang baik dan benar. Sehingga selama mempelajari bahasa Jepang, kita bisa menikmati setiap tantangan yang nantinya akan dihadapi.

 

 

 

Cara Belajar Bahasa Jepang yang Baik dan Benar

Bila Anda sudah merasa frustasi ketika mengetahui bahwa bahasa Jepang adalah salah satu bahasa tersulit di dunia sementara Anda memiliki keinginan untuk mempelajarinya, sebaiknya pertahankan saja keinginan Anda.
Mengapa demikian? Karena masih ada banyak cara untuk bisa mengatasi hal itu. Namun perhatikan cara belajar apa yang Anda pilih. Salah dalam memilih cara belajar akan berdampak negatif pada proses belajar itu sendiri. Seperti kehilangan semangat atau bahkan berencana untuk tidak mempelajarinya lagi.
Cara belajar bahasa Jepang yang baik dan benar adalah cara belajar yang mudah dimengerti dan membuat kita dapat menikmati setiap proses belajarnya. Berikut ini cara belajar bahasa Jepang yang baik dan benar, lengkap dengan penjelasannya.

 

 

Cara 1: Pahami Dasar- Dasar Bahasa Jepang

 

 

1. Mempelajari Sistem Penulisan Dalam Bahasa Jepang

Dalam bahasa Jepang terdapat empat sistem penulisan dengan karakter yang berbeda-beda. Di antara karakter yang berbeda itu adalah huruf hiragana, huruf katakana, huruf kanji dan huruf latin. Meski sebenarnya dalam bahasa Jepang tidak menggunakan huruf latin, namun biasa digunakan bagi pemula untuk mengeja karakter bahasa Jepang.

Mempelajari dan memahami sistem penulisan dalam bahasa Jepang yang berbeda dan penggunaannya merupakan bagian penting dalam mempelajari bahasa Jepang. Berikut ini penjelasannya.

 

• Hiragana

Hiragana adalah salah satu suku kata dalam bahasa Jepang berupa karakter fonetik yang digunakan sebagai salah satu sistem penulisan dalam bahasa Jepang. hiragana mempunyai 46 huruf.

Setiap huruf hiragana mewakili satu suku kata atau bunyi, yang identik dengan huruf roman adalah huruf vokalnya (a, i, u, e, o) dan huruf n. Keenamnya dapat ditulis dan diucapkan sesuai hurufnya masing-masing, sedangkan huruf hiragana lainnya mewakili bunyi dari dua huruf atau lebih.

 

 

• Katakana

Katakana merupakan suku kata dalam bahasa Jepang yang biasanya digunakan untuk menulis kata-kata bahasa asing (kata serapan) atau onomatopoeia misalnya seperti dentuman atau teriakan. Huruf katakana ada untuk membedakan bahasa Jepang yang asli dengan bahasa serapan.

 

 

• Kanji

Secara harfiah kanji berasal dari “kan” yang berarti “Cina” dan “ji” yang berarti “huruf”. Dengan begitu, kanji dapat diartikan huruf Cina yang diadaptasi menjadi sistem penulisan dalam bahasa Jepang.

Berbeda dengan huruf hiragana dan huruf katakana yang berupa huruf fonetik, huruf kanji berupa ideograf yang memiliki makna. Kanji memiliki dua cara baca yang berbeda, yaitu cara baca bahasa Jepang (Kun-yomi) dan cara baca bahasa Cina (On-yomi).

 

 

• Huruf Latin / Romanji

Huruf latin dalam bahasa Jepang atau biasa dikenal dengan istilah Romaji (huruf roman) biasa digunakan untuk menulis singkatan, nama perusahaan dan kata-kata lainnya. Meski tidak digunakan dalam bahasa Jepang kebanyakan, namun Romaji sering digunakan oleh pengguna bahasa Jepang pemula untuk mengeja karakter bahasa Jepang.

Namun karena ada banyak sekali bunyi dalam bahasa Jepang yang sulit diungkapkan dalam Romaji, membuat penggunaan huruf Latin menjadi membingungkan. Oleh karena itu, sebaiknya para pembelajar mempelajari karakter bahasa Jepang dan menghindari penggunaan Romaji.

 

 

 

2. Mempelajari Pengucapan Bahasa Jepang

Bahasa Jepang memiliki 46 bunyi yang dibangun oleh salah satu dari lima bunyi vokal atau kombinasi antara vokal dan konsonan (pengecualian sebuah bunyi yang hanya terdiri dari konsonan). Tidak seperti bunyi vokal dalam bahasa Inggris yang mengalami infleksi (bunyi “a” pada “apple” berbeda dengan bunyi “a” pada “ace”), bunyi vokal bahasa Jepang tidak mengalami infleksi.

Dengan demikian Anda dapat mempelajari pengucapan dengan belajar mengucapkan setiap huruf di hiragana dan katakana. Ada banyak situs atau pun perangkat lunak lainnya yang menyediakan pembelajaran pengucapan dalam bahasa Jepang.

 

 

 

3. Mempelajari Variasi Bunyi Dasar Dalam Bahasa Jepang

Bahasa Jepang memiliki beberapa tanda yang mengharuskannya mengucapkan bunyi dengan sedikit berbeda. Hal ini juga yang mempengaruhi makna dari kata yang dibangun dari huruf tersebut.

 

• Vokal panjang dan vokal pendek

Penggunaan vokal panjang atau vokal pendek dalam bahasa jepang akan menimbulkan perbedaan arti kata. Vokal pendek diucapkan satu mora dan vokal panjang diucapkan dua mora. Berikut ini contoh penggunaannya:

 おばさん (obasan = tante) : おばあさん (obaasan = nenek)

 おじさん (ojisan = paman) : おじいさん (ojiisan = kakek)

 

 

• Bunyi yang ditulis dengan ん (n)

Huruf ん tidak terdapat di awal kata dan merupakan bunyi yang memiliki satu mora. Huruf ん dapat berubah menjadi bunyi yang mudah diucapkan seperti /n/m/ng/, karena terpengaruh oleh bunyi yang terletak di belakangnya.

 

 

 

4. Mempelajari Tata Bahasa Jepang

Dalam mempelajari tata bahasa dasar pada bahasa Jepang akan membantu Anda dalam memahami bahasa Jepang itu sendiri. Bila dibandingkan dengan sistem penulisannya, tata bahasa dalam bahasa Jepang sangat sederhana. Beberapa hal yang harus Anda ketahui mengenai tata bahasa Jepang adalah sebagai berikut:

 Penggunaan subjek dalam bahasa Jepang dapat dihilangkan bila konteks kalimat sudah jelas

 Struktur kalimat dasar dalam bahasa Jepang adalah Subjek + Objek + Predikat (SOP)

 Kata kerja dalam bahasa Jepang tidak berubah karena subjek dan juga tidak berubah berdasarkan jumah (jamak/tidak)

 Terdapat partikel.

 

 

 

Cara 2: Mencari Media Belajar yang Tepat dan Profesional

 

1. Cari Media Belajar yang Tepat Untuk Menunjang Pembelajaran Bahasa Jepang

Selain mempelajari dasar-dasarnya, Anda juga perlu mencari referensi lain yang dapat meningkatkan kemampuan bahasa Jepang Anda. Selain buku panduan sebagai media belajar Anda untuk mempelajari bahasa Jepang, ternyata ada media belajar lain yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Jepang Anda, yaitu:

 

 Mendengarkan lagu-lagu berbahasa Jepang

 Menonton drama atau animasi bahasa Jepang

 

Lagu-lagu, drama atau animasi bahasa Jepang dapat membuat Anda terbiasa dengan pengucapan-pengucapan dalam bahasa Jepang. Dari drama atau animasi juga, Anda dapat mengetahui banyak pola kalimat yang digunakan saat melakukan percakapan.

 

 

2. Belajar Di Tempat Kursus Bahasa Jepang yang Rekommended

Setiap pembelajaran idealnya mempunyai seorang tutor yang dapat mengarahkan. Apalagi bagi Anda yang memang ‘buta’ dengan bahasa Jepang. Mendaftarkan diri ke tempat kursus bahasa adalah salah satu cara yang bisa Anda lakukan.

Terlebih bagi Anda yang mempunyai alasan tersendiri mengapa ingin mempelajari bahasa Jepang. Seperti karena pekerjaan atau ingin melanjutkan pendidikan di Jepang. Biasanya di tempat kursus bahasa ini, Anda dapat mempelajari bahasa Jepang sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

 

 

Cara 3: Gunakan atau Praktik Berbicara Bahasa Jepang

Ketika proses belajar sedang berlangsung, sebaiknya Anda latih kemampuan bahasa Jepang Anda dengan rutin melakukan latihan. Ya, gunakan bahasa Jepang yang Anda ketahui dapat membuat ingatan Anda tentang kosakata bahasa Jepang semakin bagus dan berkembang.

Gunakan kemampuan bahasa Jepang Anda pada grup-grup percakapan bahasa Jepang yang dapat Anda temukan di internet. Bergabung dengan orang-orang yang mempelajari bahasa Jepang atau bahkan dengan orang Jepang itu sendiri dapat membuat Anda terbiasa menggunakan bahasa Jepang.

 

 

Demikianlah ulasan singkat dari admin untuk para Juraganers, semoga artikel “cara belajar bahasa Jepang” ini dapat menginspirasi anda untuk melatih kemampuan bahasa Jepang sobat Juraganers semuanya. Semoga bermanfaat, ya!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Don\'t Copy the Content is protected by Copyright!!
%d bloggers like this: